Bikin Onar, Coba Serang Warga dan Polisi Pakai Parang, Pemuda di Bengkulu Selatan Ditembak
Anton (19) warga Desa Babatan Ilir Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu, terpaksa dilumpuhkan personel.
Penulis: Ahmad Sendy Kurniawan Putra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Warga Desa Babatan Ilir Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu An (19), terpaksa dilumpuhkan personel Polsek Seginim dengan tembakan.
Pemuda Seginim ini ditembak lantaran bikin onar dan mencoba menyerang warga serta polisi menggunakan parang. Diduga pelaku dalam pengaruh obat-obatan atau minuman keras.
Kades Babatan Ilir Supratman membenarkan kejadian tersebut benar ada. Saat ini warga dengan luka tembak masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah (RSHD) Manna.
"Iya ada, yang bersangkutan masih dirawat di RSHD Manna, setelah mendapatkan luka tembakan," kata Supratman.
Kronologi kejadian, awalnya kades mendapatkan telepon dari salah seorang perangkat desa yang memberi tahu bahwa ada warganya yang membuat onar dan mencoba menyerang warga dengan menggunakan parang.
Kemudian, sang kades langsung menuju lokasi untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut. Setiba di lokasi, diketahui benar ada warganya menggunakan parang mencoba menyerang warga yang ada di lokasi.
Selanjutnya, masyarakat dan pemerintah desa melakukan musyawarah untuk mencegah pelaku tidak kembali menyerang maayarakat dengan menggunakan senjata tajam.
Lalu, setelah dicoba negosiasi kepada pelaku. Namun tidak mengindakan hal tersebut, malah pelaku kembali melakukan penyerangan.
Karena sudah tidak tahu lagi bagaimana cara menangkap pelaku, pemerintah desa mencoba menghubungi anggota polsek yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Berselang beberapa menit kemudian, anggota Polsek Seginim tiba di lokasi dan mencoba melakukan penangkapan.
Pelaku kembali menyerang anggota polsek. Karena posisi anggota polsek yang ingin menangkap pelaku terjatuh saat dikejar pelaku, pelaku kembali menyerang.
Dengan spontan, sang kades meminta anggota polsek yang lain untuk melumpuhkan pelaku.
Sehingga pelaku mengalami luka tembakan di bagian bagian paha atas, membuat pelaku tidak berdaya lagi, dan langsung dilarikan ke RSHD Manna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Polisi-Tembak-Masyarakat.jpg)