Pertemuan AHY dan Puan Maharani
Momen Pertemuan AHY-Puan, Hubungan PDIP dan Demokrat Tak Harmonis Sejak 2004
Pertemuan elit Partai Demokrat dan PDIP itu dianggap menjadi pertanda hubungan baik kedua partai yang disebut kurang harmonis sejak 2004 lalu.
TRIBUNBENGKULU.COM - Momen Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan Ketua DPP PDI-P Puan Maharani di kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (18/6/2023).
Pertemuan elit Partai Demokrat dan PDIP itu dianggap menjadi pertanda hubungan baik kedua partai yang disebut kurang harmonis sejak 2004 lalu.
Diketahui, selama dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan kader PDI-P, Partai Demokrat memang selalu menjadi oposisi.
AHY mengakui hubungan Demokrat dan PDI-P memang kerap dianggap kurang baik sejak dulu.
Menurutnya, PDI-P dan Demokrat bahkan masih dinilai tidak akur hingga saat ini.
Awalnya, AHY mengatakan bahwa dirinya bertemu dengan Puan secara empat mata.
Mereka pun menyantap bubur untuk sarapan bersama.
Ia lantas menjelaskan bahwa Puan banyak bercerita dan membagikan pengalaman, termasuk gagasan dalam pertemuan itu.
Kemudian, AHY menyinggung soal PDI-P dan Demokrat yang pernah merasakan menjadi partai pemenang pemilu dan oposisi.
"Bagaimanapun, PDI-P dan Partai Demokrat ini merupakan dua partai yang punya pengalaman sebagai the rolling party, tapi juga sebagai partai oposisi. Mungkin tidak banyak yang punya pengalaman seperti itu, paripurna," ujar AHY.
AHY mengatakan, dalam kurun waktu dua dekade terakhir, atau sejak tahun 2004, PDI-P dan Demokrat kerap dianggap memiliki hubungan kurang baik.
Ia mengungkapkan, komunikasi yang terjalin antara PDI-P dan Demokrat tidak berjalan sesuai yang diharapkan.
Namun, AHY enggan membahas masa lalu kurang baik Demokrat dan PDI-P tersebut.
"Kita juga tahu dalam kurun waktu dua dekade terakhir ini, paling tidak dari 2004 hingga tahun ini, seringkali dianggap komunikasi dan hubungan antara kedua partai belum bisa berjalan dengan sebaik yang diharapkan," katanya.
Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 28 Juni 2023, NU Tunggu Hasil Sidang Isbat Sore Ini
"Tentu saya tidak ingin membahas masa lalu. Tetapi hadirnya kami berdua mudah-mudahan juga menjadi oase bahwa politik itu seringkali menempatkan seseorang atau partai dalam posisi dan sikap yang berbeda," ujar AHY lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Ketua-Umum-Partai-Demokrat-AHY-bertemu-dengan-Puan-Maharani.jpg)