Kapolsek Komodo Pukuli Sekuriti Bank

Pengakuan Kapolsek Komodo Pukuli Sekuriti Bank, Tersulut Emosi Gegara Ditegur Pakai Helm Masuk ATM

Pengakuan Kapolsek Komodo AKP Ivans Drajat yang memukuli sekuriti Bank lantaran tersulut emosi saat ditegur memakai helm ketika masuk ATM.

Editor: Hendrik Budiman
POS-KUPANG.COM/BERTO KALU
Kapolsek Komodo, AKP Ivans Drajat. Pengakuan Kapolsek Komodo Pukuli Sekuriti Bank, Tersulut Emosi Gegara Ditegur Pakai Helm Masuk ATM 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pengakuan Kapolsek Komodo AKP Ivans Drajat yang memukuli sekuriti Bank lantaran tersulut emosi saat ditegur memakai helm ketika masuk ATM.

AKP Ivans Djarat mengakui tersulut emosinya ditegur menggunakan helm di dalam ruangan ATM oleh petugas keamanan Bank BRI Nggorang, Guido Andre Sandi.

"Saya pakai helm, ditegurlah saya. Dia sampaikan beberapa kali, tersulutlah emosi saya. Saya mengaku bahwa saya salah dan minta maaf," ujarnya kepada awak media.

Di satu sisi, Ivans mengaku terdesak karena harus membantu orang tuanya yang sedang sakit. "Namanya kita lagi urgen kan dan saya harus bantu orangtua (ayah) saya yang sedang koma sekarang," kata dia.

Ivans juga mengaku mengetahui aturan larangan menggunakan helm saat transaski di ATM. Namun, beralasan tidak ada logo larangan gunakan helm di ATM Unit BRI Nggorang.

Baca juga: Sosok AKP Ivans Drajat Kapolsek Komodo Diduga Pukuli Sekuriti Bank Lantaran Tak Terima saat Ditegur

"Iya tahu, tapi tadi tidak ada logonya, mungkin logonya di pintu. Memang kita lagi urgenlah, saya juga harus bantu bapak saya yang lagi koma sekarang," katanya.

Ivans membantah informasi yang menyebut bahwa pemukulan juga terjadi di dalam ruang tahanan Polsek Komodo.

"Ngak ada, hanya di depan situ saja (depan mesin ATM)," kilah Ivans.

Kronologi Kejadian

Kronologi Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Komodo AKP Ivans Djarat diduga memukul seorang petugas sekuriti salah satu bank yang berada di Nggorang, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Rabu (13/9/2023).

Korban Gio mengaku dipukul karena menegur Ivans yang mengenakan helm saat memasuki gerai anjungan tunai mandiri (ATM).

"Selamat pagi pak mohon helmnya dikasih keluar,"Gio, mengulangi ucapannya saat menegur kapolsek.

Namun, terduga pelaku tidak terima saat ditegur sehingga memukuli korban. Setelah itu korban masuk ke kantor untuk brifing pagi.

Baca juga: Respon Kapolda Usai Kapolres Bolmut AKBP Areis Aminnulla Diduga Lecehkan Bripda DS Mantan Sespri

Ketika korban kembali ke depan, terduga pelaku kembali memanggil korban dan memukul korban dan membawa korban ke Polsek. Di sana korban dipukul lagi bahkan dibenturkan ke tembok.

Keluarga korban, Bonifasius Sadu mengaku kaget mendengar informasi itu. Ia kemudian langsung ke Polsek Komodo.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved