Senin, 18 Mei 2026

RSKJ Soeprapto Bengkulu

Direktur RSKJ Bengkulu Beri Penyuluhan Infeksi Jamur, Digelar Serentak se-Indonesia

Kegiatan penyuluhan digelar di Aula RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, Rabu (20/9/2023) dengan peserta perawat serta petugas yang ada di RSKJ Soeprapto

Tayang:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Direktur RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, yang juga merupakan dokter spesialis kulit dan kelamin, dr Jasmen Silitonga, memberi penyuluhan terkait infeksi jamur, Rabu (20/9/2023). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Direktur RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu yang juga merupakan dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Jasmen Silitonga, memberi penyuluhan terkait infeksi jamur, Rabu (20/9/2023).

Kegiatan penyuluhan digelar di Aula RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, dengan peserta perawat serta petugas yang ada di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu.

Penyuluhan terkait infeksi jamur digelar serentak di seluruh Indonesia, yang dilaksanakan oleh Kelompok Studi Dermatomikologi Indonesia.

Kegiatan sendiri dilakukan dalam rangka memperingati "FUNGAL DISEASE AWARENESS WEEK" atau jika diartikan dalam bahasa Indonesia, yaitu Pekan Kesadaran Penyakit Jamur.

Kegiatan itu sendiri tujuannya adalah untuk mendorong semua orang untuk berpikir tentang jamur, yang menunjukkan saat ini tantangannya semakin kompleks, besar, dan dampak buruk penyakit jamur semakin menjadi.

"Hari ini kita melakukan penyuluhan ke tempat kita masing-masing, atau sekitarnya, tepat 20 September ini di seluruh Indonesia," ungkap Direktur RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, yang juga merupakan dokter spesialis kulit dan kelamin, dr Jasmen Silitonga, Rabu (20/9/2023).

Banyak yang didiskusikan oleh dr. Jasmen bersama peserta yang ikut dalam kegiatan penyuluhan terkait infeksi jamur itu sendiri.

Terutama jamur-jamur yang sering membuat kulit menjadi iritasi bahkan hingga menyebabkan perubahan pada warna kulit.

"Jadi dari pusat meminta kepada seluruh anggota untuk memberi penyuluhan tentang jamur, agar masyarakat lebih memahami tentang kulit," ujar Jasmen.

Selain itu, para peserta juga mendiskusikan terkait dengan gejala-gejala lainnya yang ada pada kulit.

Salah satunya adalah terkait penyebab jerawat dan komedo, serta penyebab serta cara-cara mengatasinya

"Tadi kita membahas terkait infeksi jamur pada kulit, namun juga penyakit kulit yang lainnya, seperti keputihan, bahaya jerawat dan yang lainnya," beber Jasmen.

Dari para peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan tersebut untuk bertanya masalah kulit.

"Nanti ke depan kita akan sering melakukan penyuluhan, namun mungkin manti dengan tema berbeda," kata Jasmen.

Baca juga: Persyaratan Membawa ODGJ ke RSKJ Bengkulu dengan Menggunakan BPJS, Simak Prosedurnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved