Sejarah Islam
Kemunculan dan Perkembangan Dinasti Bani Umayyah Dalam Sejarah Islam
Dinasti Bani Umayyah adalah Kekhalifahan Islam yang muncul setelah periode Kekhalifahan Rasyidin dalam sejarah Islam.
Provinsi Irak yang memberontak (karena Muslim Syiah) juga dapat dikendalikan dengan menempatkannya di bawah kendali gubernur yang kejam namun setia – Hajjaj ibn Yusuf (memerintah 661-714 M).
Kekhalifahan Islam Dinasti Bani Umayyah ini mencapai puncak kejayaannya di bawah putra Abd al-Malik – Walid I (memerintah 705-715 M), yang di bawah kepemimpinannya para jenderal besar menyumbangkan lahan baru yang luas untuk Kekhalifahan Islam.
Muhammad ibn Qasim berhasil menaklukkan sebagian wilayah yang sekarang disebut Pakistan (pada tahun 712 M), sementara Kutayba ibn Muslim menaklukkan Transoxiana (pada tahun 713 M).
Tariq ibn Ziyad memprakarsai penaklukan Muslim atas Hispania pada tahun 711 M dan diperkuat oleh Musa ibn Nusayr. Pada saat kematian Walid, keduanya telah menaklukkan sebagian besar Spanyol.
Satu-satunya Bani Umayyah yang menerima pujian dari sejarawan Muslim adalah Umar ibn Abd-Al-Aziz (memerintah 717-720 M) yang sangat setia dan saleh dalam sejarah Islam.
Baca juga: Awal Mula Perpecahan Sunni, Syiah dan Kekhalifahan Rasyidin dalam Sejarah Islam
Ia juga dikenal sebagai Umar II, ia menganut agama Islam dan pemerintahannya yang singkat mengingatkan kita pada Kekhalifahan Rasyidin sebelumnya.
Dia mempromosikan kesetaraan, memfasilitasi perpindahan agama dengan memberikan keringanan pajak terhadap Muslim non-Arab, menghentikan kutukan publik terhadap Ali.
Pendiriannya yang teguh terhadap keadilan dan kesalehan membawanya ke dalam persaingan dengan klannya sendiri, yang membunuhnya pada tahun 720 M. Beliau dikenang hingga saat ini sebagai tokoh legendaris oleh dalam sejarah Islam.
Pada akhir tahun 740-an M, perpecahan internal dan perang saudara yang terus-menerus untuk memperebutkan suksesi – ditambah dengan penguasa yang tidak kompeten – telah membuat Kekhalifahan Islam terpecah belah.
Penguasa yang cakap, Marwan, berhasil keluar dari pertikaian sipil terakhir pada tahun 744 M, namun ia menjadi anggota keluarganya yang terakhir yang memerintah Kekhalifahan Islam di Dinasti Bani Umayyah.
Pada tahun 750 M, ia dikalahkan oleh kekuatan baru, yaitu Bani Abbasiyah. Dengan meninggalnya Marwan, kekuasaan Dinasti Bani Umayyah yang tak terbantahkan berakhir.
Meskipun mereka tetap mempertahankan sebagian kecil dari bekas kerajaan mereka di Al Andalus (yang bertahan hingga tahun 1492 M) sebagai Kekhalifahan Cordoba.
Empat Periode Kekhalifahan Islam
Seperti diketahui, dalam sejarah Islam, periode kekhalifahan Islam dikenal lagi dengan 4 periode kekhalifahan Islam.
Empat periode kekhalifahan itu mulai dari kekhalifahan Rasyidin, Dinasti Bani Umayah, Dinasti Abbasiyah hingga Kesultanan Utsmaniyah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Dinasti-Bani-Ummayah.jpg)