Sejarah Islam
Kemunculan dan Perkembangan Dinasti Bani Umayyah Dalam Sejarah Islam
Dinasti Bani Umayyah adalah Kekhalifahan Islam yang muncul setelah periode Kekhalifahan Rasyidin dalam sejarah Islam.
Secara definisi, Khilafah (“Khilafat” dalam bahasa Arab) adalah sistem pemerintahan politik semi-religius dalam Islam.
Dalam sejarah Islam, wilayah Kekhalifahan Islam pernah membentang mulai dari Timur Tengah, Eropa hingga Afrika Utara.
Masyarakat di dalamnya diperintah oleh seorang pemimpin tertinggi yang disebut Khalifah (“Khalifah”) yang dalam bahasa Arab – artinya penerus menurut catatan World History Encyclopedia.
Baca juga: Hukum Merayakan Hari Ibu dalam Pandangan Islam, Simak Penjelasannya Agar Tak Keliru
Khalifah pada awalnya merupakan satu-satunya penguasa kekhalifahan yang ditinggalkan oleh Nabi Muhammad SAW dan ditambah dengan wilayah luas kekaisaran saingan di sekitarnya.
Mereka awalnya dipilih oleh sekelompok anggota senior parlemen tradisional dengan memperhatikan keinginan rakyat.
Empat khalifah pertama, yang dicalonkan sedemikian rupa, disebut sebagai khalifah Rashidun (yang mendapat bimbingan yang benar) oleh arus utama masyarakat Islam.
Namun dalam komunitas Muslim Syiah, khalifah Rashidun yang dianggap hanya Ali, yang keempat, yang sah dan membuang klaim tiga yang pertama dengan mencap mereka sebagai perampas kekuasaan.
Kekhalifahan segera menjadi lembaga turun-temurun ketika sistem pemerintahan dinasti diperkenalkan ke dunia Islam oleh Bani Umayyah, yang kemudian akan digulingkan dan digantikan oleh Bani Abbasiyah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Dinasti-Bani-Ummayah.jpg)