Sejarah Islam
Abu Bakar ash Shiddiq di Antara Bizantium dan Sassania dalam Sejarah Islam
Sebagai Khalifah Islam pertama, Abu Bakar ash Shiddiq mengikuti jejak Nabi Muhammad untuk memperluas pengaruh Islam.
TRIBUNBENGKULU.COM - Sebagai Khalifah Islam pertama, Abu Bakar ash Shiddiq mengikuti jejak Nabi Muhammad untuk memperluas pengaruh Islam.
Ia mulai mengarahkan energi para pejuang Arab yang masih bersemangat untuk bergerak ke negeri tetangga.
Abu Bakar memutuskan untuk mengarahkan pergerakan ke negeri tetangga Suriah yang di bawah Kekaisaran Bizantium) dan Irak yang di bawah Kekaisaran Sassania.
Kedua negara adidaya ini tidak hanya menghabiskan sumber daya mereka karena peperangan yang tiada henti, namun kebencian di antara masyarakat juga telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dan ketika tentara Muslim muncul di perbatasan mereka, kaum loyalis kekaisaran bergegas menyelamatkan diri.
Sementara kaum Monofisit dan Nestorian di Kekaisaran Bizantium serta kaum Arab non-Zoroastrian di Irak dengan rela menerima penguasa baru mereka.
Khalid dikirim ke Irak (633 M), di mana ia bergabung dengan seorang penguasa Arab yang kuat yang membantunya merebut kota Hira di Irak.
Baca juga: Perang Ridda, Perang Kemurtadan Setelah Wafatnya Nabi Muhammad SAW dalam Sejarah Islam
Meskipun sukses dan berdisiplin tinggi di medan perang, Khalid tidak menaati perintah jelas khalifah Abu Bakar dengan mengeksekusi tawanan perang Sassania.
Sementara itu, di Suriah, kaisar Bizantium Heraclius (memerintah 610-641 M), seorang penguasa berjiwa pejuang, bersiap melakukan serangan balik yang efektif.
Karena dia tidak bisa memimpin pasukannya sendiri karena penyakitnya, dia menugaskan saudaranya Theodore untuk memimpin.
Merasakan serangan balik yang akan terjadi dan akrab dengan peperangan Bizantium, Abu Bakar tidak mengambil risiko.
Ia memerintahkan Khalid meninggalkan Irak dan pindah ke Suriah – karena hanya keterampilan militernya yang dapat menandingi musuh-musuhnya.
Khalid bergerak melintasi gurun tanpa jalan dan tanpa air menuju Suriah dengan semua orang kecuali beberapa orang yang dipilih sendiri.
Sejarah Islam mencatat, mereka membawa juga beberapa ekor unta untuk digunakan sebagai tempat penampungan air. Sebuah contoh buruk dari mobilitas Arab yang terkoordinasi.
Setelah menyerbu wilayah Suriah, ia mengumpulkan tentara Muslim di wilayah tersebut dan menghadapi Bizantium dalam Pertempuran Ajnadayn (634 M).
Baca juga: Sejarah Islam: Tindakan Pertama Abu Bakar ash Shiddiq Sebagai Khalifah Islam Pertama
Sejarah Islam
Abu Bakar ash Shiddiq
Bizantium dan Sassania
Khalifah Islam
Khalifah Islam pertama
Kekhalifahan Islam
Khulafaur Rasyidin
| Pembukuan Al-Quran dan Kematian Abu Bakar ash Shiddiq dalam Sejarah Islam |
|
|---|
| Perang Ridda, Perang Kemurtadan Setelah Wafatnya Nabi Muhammad SAW dalam Sejarah Islam |
|
|---|
| Sejarah Islam: Tindakan Pertama Abu Bakar ash Shiddiq Sebagai Khalifah Islam Pertama |
|
|---|
| Sejarah Islam: Pergulatan Abu Bakar Ash Shiddiq Setelah Kematian Nabi Muhammad SAW |
|
|---|
| Abu Bakar Ash Shiddiq, Khalifah Islam Pertama dalam Sejarah Islam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/AbuAsh.jpg)