Senin, 13 April 2026

Berita Mukomuko

Lumba-lumba Hidung Botol Ditemukan Terdampar di Pantai Air Hitam Mukomuko Bengkulu

Lumba-lumba tersebut ditemukan pertama kali oleh warga yang sedang berkunjung ke Pantai Air Hitam, pada Kamis (8/2/2024).

Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
HO Polsek Pondok Suguh
Polsek Pondok Suguh saat akan melakukan evakuasi lumba-lumba hidung botol yang ditemukan mati terdampar di Pantai Air Hitam Mukomuko, Jumat (9/2/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Seekor lumba-lumba jenis hidung botol ditemukan mati terdampar di bibir Pantai Air Hitam Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu.

Lumba-lumba tersebut ditemukan pertama kali oleh warga yang sedang berkunjung ke Pantai Air Hitam, pada Kamis (8/2/2024).

Kapolsek Pondok Suguh IPTU Albeth Salomo Sinulaki menjelaskan, setelah menerima laporan warga pihaknya mengecek lokasi lumba-lumba hidung botol terdampar, Jumat (9/2/2024). 

"Tadi di lokasi, kondisi lumba-lumba hidup botol sudah mulai membusuk, jadi dikuburkan di sekitar Pantai," ungkap Albeth, Jumat (9/2/2024). 

Meskipun dalam kondisi sudah membusuk, lumba-lumba tersebut masih utuh, diperkirakan lumba-lumba itu memiliki panjang 1,5 meter hingga 2 meter. 

Sedangkan untuk berat dari lumba-lumba hidung botol itu, diperkirakan sekitar 40 kilogram. 

"Kondisi lumba-lumba memang membusuk, namun untuk lumba-lumba masih dalam keadaan utuh," ujar Albeth. 

Sementara itu, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Mukomuko Rasidin menjelaskan, pihaknya mendapat informasi dari warga terkait satu bangkai lumba-lumba.

"Kita upayakan untuk dikubur, kalau diteliti di situ sering sekali ditemukan lumba-lumba mati," ungkap Rasidin. 

Rasidin menjelaskan, lumba-lumba sering ditemukan mati terdampar di Pantai Air Hitam, Kecamatan Pondok Suguh. Setiap tahun ada beberapa lumba-lumba yang mati di pinggir pantai itu. 

Di tahun 2023 juga, lanjut Rasidin ada satu bangkai lumba-lumba terdampar di kawasan pantai Air Hitam Kecamatan Pondok Suguh.

Ukuran lumba-lumba yang terdampar tahun sebelumnya sama dengan tahun ini. 

"Untuk penyebab lumba-lumba itu mati pada tahun-tahun sebelumnya, kita tidak tahu penyebabnya karena lumba-lumba sering mati dan terdampar di pantai air hitam," jelas Rasidin. 

Baca juga: Polisi Buru Terduga Pelaku Tabrak Lari Bocah SD di Jalan Lintas Mukomuko Bengkulu-Padang

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved