Sabtu, 11 April 2026

Berita Rejang Lebong

Lampu Jalan di Rejang Lebong Banyak Padam, Dishub Minta Warga Mohon Bersabar

Hingga saat ini masih banyak lampu penerangan jalan umum yang tidak berfungsi di Kabupaten Rejang Lebong. Tentu saja, Rejang Lebong "Bercahaya" masih

Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com
Penampakan Lampu jalan yang ada di Desa Apur Rejang Lebong pada Selasa (13/2/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi 

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Hingga saat ini masih banyak lampu penerangan jalan umum yang tidak berfungsi di Kabupaten Rejang Lebong.

Tentu saja, Rejang Lebong "Bercahaya" masih belum tercapai targetnya, seperti yang terjadi di sepanjang jalan umum Desa Apur Kecamatan Sindang Beliti Ulu Rejang Lebong.

Semua lampu jalan yang terpasang sudah tidak menyala sejak satu tahun lalu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Rejang Lebong Rachman Yuzir mengatakan,  pihaknya tengah melakukan perbaikan dan pemasangan secara perlahan.

Terutama terkait surat keluhan dari masyarakat yang masuk ke Dishub Rejang Lebong.

Baca juga: Sebanyak 1.285 Lembar Surat Suara Pemilu 2024 Dibakar KPU Rejang Lebong

Perbaikan perlahan ini dilakukan karena ketersedian komponen lampu jalan yang kurang.

"Seluruh surat yang masuk tentu akan kami tindaklanjuti, tapi kita terkendala ketersedian komponen lampunya,"jelas Rachman, Selasa (13/2/2024).

Pihaknya akan secara perlahan memperbaiki hal tersebut, bertujuan agar semua masalah lampu jalan di wilayah Rejang Lebong dapat menyala semuanya.

Dengan begitu apa yang menjadi jargon Rejang Lebong "Bercahaya" dapat terlaksana dan tercapai.

"Mohon bersabar, jika ada tentu akan langsung kami perbaiki secara perlahan,"lanjut Rachman.

Sementara itu, Kepala Desa Apur, Kenedi mengatakan, ada sekitar 14 titik lampu jalan yang terpasang di sepanjang jalan umum desanya.

Semua lampu jalan tersebut saat ini sudah tidak ada yang berfungsi dan kerusakannya juga terjadi sejak tahun 2022 kemarin dan hingga saat ini masih belum diperbaiki oleh pemerintah.

Pihaknya bahkan telah menyurati Dinas Perhubungan (Dishub) Rejang Lebong dengan tembusan Pemkab Rejang Lebong.

Masyarakat berharap agar lampu penerangan jalan ini bisa segera diperbaiki.

"Jadi kami menagih perbaikan, semua warga Apur yang memakai listrik non pulsa bayar pajak, bahaya juga kalau lampu jalannya mati terus,"tutup Kenedi.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved