Jumat, 10 April 2026

Harga BBM Turun

Harga BBM Turun! Ini Daftar Harga Terbaru Maret 2024 di Seluruh SPBU Indonesia

Berikut adalah daftar harga terbaru Bahan Bakar Minyak (BBM) terbaru Maret 2023 di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Indonesia.

|
TribunBengkulu.com/Pertamina
Resmi Turun! Harga BBM Terbaru Maret 2024 di SPBU Seluruh Indonesia Cek Disini 

TRIBUNBENGKULU.COM - Berikut adalah daftar harga terbaru Bahan Bakar Minyak (BBM) terbaru Maret 2023 di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Indonesia, cek harganya di sini.

Pemerintah, melalui PT Pertamina, secara rutin melakukan penyesuaian harga BBM pada awal setiap bulan.

Penetapan atau penyesuaian harga BBM ini disesuaikan dengan kondisi harga minyak dunia.

Kebijakan penyesuaian harga BBM ini mengacu pada formula penetapan harga sesuai dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Dalam perkembangan terbaru, informasi menunjukkan bahwa harga minyak dunia stabil dan cenderung melemah dalam perdagangan pada akhir Februari 2024.

Bahkan, pada Kamis, 29 Februari 2024, pukul 13.01 WIB, harga minyak WTI kontrak April 2024 mengalami penurunan tipis sebesar 0,04 persen menjadi US dolar 78,50 per barel.

Sementara itu, harga minyak Brent kontrak April 2024 tetap stabil pada level US dolar 83,68 per barel.

Baca juga: Timbun 2,3 Ton BBM Subsidi, Warga Bengkulu Selatan Terancam Pidana 6 Tahun dan Denda Rp 60 M

Harga minyak mentah berjangka mengalami penurunan setelah Federal Reserve memutuskan untuk tetap mempertahankan kebijakan suku bunga tanpa perubahan dalam waktu dekat.

Sedangkan harga minyak Brent kontrak April 2024 stagnan di angka US dolar 83,68 per barel.

Harga minyak mentah berjangka turun setelah Federal Reserve berpegang teguh pada keputusannya untuk menunda pemotongan suku bunga dalam waktu dekat.

Sementara peningkatan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) menambah tekanan lebih lanjut.

Persediaan minyak mentah AS naik 4,2 juta barel pada pekan lalu, menurut Badan Informasi Energi (EIA). Penambahan stok minyak ini melampaui ekspektasi para analis sebesar 2,74 juta barel.

Stok telah meningkat selama lima minggu berturut-turut karena penghentian kilang yang tidak direncanakan menyusul badai musim dingin di bulan Januari, serta rencana perbaikan pabrik.

“Peningkatan persediaan minyak mentah mingguan AS di atas perkiraan sekali lagi menyeret harga minyak berjangka lebih rendah,” kata Gaurav Sharma, seorang analis independen kepada Reuters.

Tingkat pemanfaatan kilang di AS naik tipis 0,9 poin persentase pada minggu lalu menjadi 81,5 persen dari total kapasitas.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved