Minggu, 12 April 2026

Berita Mukomuko

818 Rumah Tak Layak Huni di Mukomuko Bakal Diperbaiki Tahun Ini

Sebanyak 818 unit rumah di Mukomuko terima Pembagunan Rumah bantuan penanganan kemiskinan ekstrem, dengan penghasilan dibawah Rp 20 ribu per hari.

Panji Destama/ Tribunbengkulu.com
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Mukomuko Suryanto, saat diwawancarai Rabu (13/3/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO -  Sebanyak 818 unit rumah yang tak layak huni akan menerima pembangunan rumah untuk pengentasan kemiskinan ekstrem (PKE) di Kabupaten Mukomuko tahun ini.

Kepala Dinas Perkim Mukomuko Suryanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan kembali agar penerima bantuan tersebut tepat sasaran.

“Kita sudah melakukan pendataan ulang untuk penerima bantuan rumah terkait penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Mukomuko agar tak ada data yang double,” ungkap Suryanto, pada Rabu (13/3/2024).

Suryanto menjelaskan, pengecekan bersama pihak balai dilakukan dengan pihaknya ini, ada 818 unit rumah yang berhak menerima rumah bantuan penanganan kemiskinan ekstrem.

Baca juga: Daftar Nama Calon Bupati Mukomuko Potensial Maju di Pilkada 2024, Ada Petahana Hingga Mantan Bupati

Pendataan kembali ini dilakukan, agar penerima bantuan rumah penanganan kemiskinan ekstrem tepat sasaran.

“Untuk penerima bantuan ini, tersebar di 15 Kecamatan di Kabupaten Mukomuko, kadang di satu desa ada satu, kadang ada dua rumah,” jelas Suryanto.

Suryanto juga menjelaskan, dalam pengecekan yang dilakukan oleh pihaknya ini, ia memeriksa adanya pondok di tengah perkebunan, pondok-pondok seperti itu pihaknya melakukan pengecekan kembali.

Terkait pondok yang ada di tengah perkebunan tersebut, tidak bisa dikategorikan sebagai penerima bantuan rumah penangan kemiskinan ekstrem.

“Kategori orang yang menerima bantuan ini, dia yang tinggal disana, makan, tidur, masak, memiliki KTP disana dan beraktivitas di pondok kebun tersebut, beda jika hanya dia datang dan memiliki rumah di tempat lain tak mendapatkan bantuan rumah ini,” tutup Suryanto.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved