Sabtu, 11 April 2026

Nelayan Mukomuko Hilang

BREAKING NEWS: Nelayan di Mukomuko Hilang saat Melaut, Perahu Karam Ditemukan

Seorang nelayan di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu dinyatakan hilang tenggelam, pada Minggu (31/3/2024).

|
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com/Jon
Warga, TNI-Polri dan basarnas saat sedang melakukan pencarian korban nelayan hilang di sekitar kapal karam milik korban, di muara pantai indah Mukomuko Bengkulu, Minggu (31/3/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Seorang nelayan di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu dinyatakan hilang tenggelam, pada Minggu (31/3/2024).

Kejadian tenggelam itu terjadi di Muara Pantai Indah, di Kelurahan Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko.

Kapal nelayan tersebut karam setelah melaut dan saat hendak memasuki muara pantai.

“Kalau nama korban Jaya warga Koto Jaya, kalau umur sekitar 40 tahun,” ungkap Jon Herli saat dikonfirmasi oleh TribunBengkulu.com, Minggu (31/3/2024).

Jon menjelaskan, informasi yang didapat dari pihaknya, korban tenggelam sekitar siang tadi.

Saat ini warga, bersama TNI-Polri dan Basarnas melakukan pencarian terhadap korban di sekitar muara pantai indah Mukomuko.

“Sekarang masih melakukan pencarian korban dengan menggunakan kapal dari nelayan setempat, dibantu TNI-Polri beserta basarnas,” jelas Jon.

Untuk perahu milik korban sendiri, sudah ditemukan dan ditepikan ke bibir pantai oleh nelayan.

Korban ini merupakan nelayan jaring. Nelayan jaring sering kali pergi melaut seorang diri.

“Informasi korban memang pergi sendirian melaut dengan perahu jokong, sekarang masih melakukan pencarian,” kata Jon.

Baca juga: Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Mukomuko Sapuan Usulkan Ribuan Rumah Layak Huni

Bupati Pantau Pencarian

Bupati Mukomuko Sapuan memantau langsung pencarian korban nelayan yang hilang saat hendak pulang melaut pada Minggu siang (31/3/2024).

Sapuan mengatakan turut berduka cita atas musibah yang menimpa korban. Ia berharap korban segera ditemukan.

“Kita turut berduka cita atas musibah ini, musibah tidak ada yang tahu kapan dan di mana, apalagi kematian semuanya tidak tahu,” ungkap Sapuan, Minggu (31/3/2024).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved