Senin, 20 April 2026

Nelayan Mukomuko Hilang

Pencarian Nelayan Hilang Akibat Kapal Karam di Mukomuko Dibagi 3 Grup

Pencarian nelayan hilang akibat kapal karam di muara Pantai Indah Mukomuko Provinsi Bengkulu pada Minggu (31/3/2024) dibagi 3 grup.

Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
HO Basarnas
Pencarian nelayan hilang akibat kapal karam di muara Pantai Indah Mukomuko Provinsi Bengkulu pada Minggu (31/3/2024) dibagi 3 grup. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Pencarian nelayan hilang akibat kapal karam di muara Pantai Indah Mukomuko Provinsi Bengkulu pada Minggu (31/3/2024) dibagi 3 grup.

Nelayan yang hilang bernama Jaya (40) warga Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko hilang usai melaut di Pantai Indah Mukomuko.

Pencarian dibagi menjadi 3 group, baik di kawasan Pantai SP 10, Desa Pasar Sebelah dan juga di sekitar Kawasan Pantai Indah Mukomuko.

“Kita bagi 3 grup melakukan pencarian untuk menyisir bibir pantai,” ungkap Ketua nelayan Kecamatan Kota Mukomuko Alwaki, saat dikonfirmasi pada Minggu (31/3/2024) malam.

Pencarian melibatkan, Tim Basarnas, TNI-Polri dan ratusan nelayan di Mukomuko.

Ia menjelaskan, pencarian hanya dilakukan di bibir pantai, mengingat ombak pada malam hari cukup besar.

“Pencarian tidak sampai ke laut karena melihat ombak di laut cukup besar, dikhawatirkan hal-hal yang tak diinginkan terjadi,” jelas Alwaki.

Pencarian dilanjutkan hingga Subuh nanti, lanjut Alwaki, seluruh nelayan dan tim pencarian ikut mencari korban.

Namun pencarian hanya dilakukan di bibir pantai saja mengingat ombak cukup besar dan hari sudah malam.

“Insyallah pencarian dilakukan hingga subuh nanti, semoga korban bisa ditemukan,” ujar Alwaki.

Bupati Pantau Pencarian

Bupati Mukomuko Sapuan memantau langsung pencarian korban nelayan yang hilang saat hendak pulang melaut pada Minggu siang (31/3/2024).

Perahu yang digunakan oleh Jaya karam saat berada di pintu muara Pantai Indah Mukomuko.

Sapuan mengatakan turut berduka cita atas musibah yang menimpa korban. Ia berharap korban segera ditemukan.

“Kita turut berduka cita atas musibah ini, musibah tidak ada yang tahu kapan dan di mana, apalagi kematian semuanya tidak tahu,” ungkap Sapuan, Minggu (31/3/2024).

Sapuan juga langsung mengintruksikan kepada BPBD dan juga Dinas Sosial (Dinsos), agar lakukan pencarian penyisiran di sepanjang pesisir pantai sampai wilayah SP8.

Nanti dari pihak BPBD Mukomuko akan mendirikan posko untuk melakukan upaya pencarian korban kapal karam.

Bupati juga melihat kondisi cuaca yang saat ini tidak mendukung, dan kondisi air laut juga berubah-ubah.

“Kita sudah mendirikan tenda untuk membantu pencarian korban. Nanti malam diupayakan untuk dilanjutkan melakukan pencarian disepanjang pesisir pantai,” jelas Sapuan.

Kronologi Nelayan Hilang

Kronologi nelayan Mukomuko hilang saat melaut pada Minggu (31/3/2024).

Dijelaskan Kapolsek Mukomuko Utara Iptu Yudha Ferry Wijaya, hari Minggu 31 Maret 2024, pihaknya mendapatkan laporan dari warga adanya nelayan yang hilang.

“Sekitar pukul 13.30 WIB kami mendapatkan informasi adanya perahu nelayan yang karam di muara Pantai Indah Mukomuko,” ungkap Yudha saat dikonfirmasi, pada Minggu (31/3/2024).

Yudha juga menjelaskan, korban saat itu hendak pulang ke rumahnya usai melaut.

Namun, saat masuk ke pintu muara Pantai Indah Mukomuko, tiba-tiba ombak besar menerjang kapal Jokong atau perahu milik korban sehingga kapal milik korban terbalik.

"Melihat kejadian tersebut salah seorang warga melaporkan ke kami ada kapal Jokong atau perahu nelayan yang karam dan 1 orang dari pengemudi Jokong hanyut,” jelas Yudha.

Menerima laporan tersebut, pihaknya langsung menghubungi pihak Basarnas untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Polisi juga langsung ke lokasi tempat kapal karam tersebut untuk membantu pencarian.

“Kapal jokong atau perahu nelayan ditemukan lebih kurang 2,5 kilometer dari lokasi kejadian karam menuju arah pantai Desa Pasar Sebelah dan korban tidak ada di perahu,” ujar Yudha.

Baca juga: Bupati Mukomuko Sapuan Pantau Pencarian Nelayan yang Hilang Akibat Kapal Karam

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved