Modus Penipuan
Marak Modus Penipuan Berkedok Salah Transfer, Ini Tips yang Harus Dilakukan dan Cara Menghindarinya
Modus penipuan berkedok salah transfer kian marak terjadi, ini tips hindari penipuan dan langkah untuk dilakukan.
Penulis: Rita Lismini | Editor: Ricky Jenihansen
TRIBUNBENGKULU.COM - Modus penipuan berkedok salah transfer kian marak terjadi, ini tips menghindari penipuan dan langkah untuk dilakukan.
Penipuan ini terjadi ketika sejumlah dana dikirim ke rekening korban, lalu ada pihak yang menghubungi mengaku salah transfer.
Kemudian mengarahkan korban untuk melakukan transfer balik dan meminta penerima mengunduh suatu aplikasi atau mengklik link yang diberikan untuk menyampaikan bukti transfer.
Pelaku penipuan ini tergolong dalam kelompok oknum pinjaman online (pinjol) ilegal.
Ketika korban transfer uang ke oknum tersebut, maka mereka yang mendapatkan uang dan korban yang harus membayar hutang ke pinjol.
Jadi, kita perlu untuk selalu berhati-hati, sebab modus penipuan seperti ini sudah banyak sekali terjadi.
Seperti baru-baru ini akun Instagram @viralno.1 mengunggah postingan terkait korban yang mengalami modus penipuan salah transfer.
"Hati-hati modus penipuan baru, modus salah transfer uang ke rekening Bank," tulis akun @viralno.1, dikutip TribunBengkulu.com, Senin (01/04/24).
Lantas bagaimana cara aman untuk menghindari ataupun mengatasi jika hal semacam ini terjadi?
Saat kamu mendapati modus penipuan salah transfer seperti ini, ada beberapa hal yang harus dilakukan, seperti:
Baca juga: Modus Penipuan Mengatasnamakan Bea Cukai, Dalih Pembelian Barang Luar Negeri, Kenali Ciri-Cirinya
1. Jangan Gunakan Uangnya
Jika ada sejumlah dana masuk ke rekening anda, atau keluarga terdekat. Jangan gunakan uang dari oknum penipu tersebut, biarkan saja terlebih dahulu.
2. Kumpulkan Bukti
Korban mengumpulkan bukti ‘salah transfer’ tersebut melalui screenshot, untuk kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
3. Minta Bukti Surat Terima Laporan
Mintalah bukti surat terima laporan dari Kepolisian, bahwa Anda telah melaporkan adanya dana ilegal masuk ke rekening pribadi, lalu simpan bukti laporan tersebut dengan baik.
4. Laporkan ke Bank
Laporkan hal ini kepada pihak Bank dan ajukan ‘penahanan dana’ atas transfer oknum tersebut. Penahanan dana tersebut dilakukan sampai terdapat kejelasan siapa pihak yang bertanggung-jawab.
5. Jangan Panik
Bila dihubungi dan diteror oleh oknum, tak perlu khawatir. Cukup informasikan bahwa kamu tidak menggunakan dana yang di transfer atau setidaknya tidak pernah mengajukan pinjaman.
6. Abaikan Telepon atau WhatShapp
Usahakan untuk mengabaikan telepon dari dari orang tak dikenal atau debt collector, jika perlu lakukan blokir kontak tersebut.
(**)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Bengkulu dan Google News Tribun Bengkulu untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
penipuan online
Modus
Modus Penipuan
modus penipuan baru
Modus Penipuan Salah Transfer
Modus Penipuan Berkedok Salah Transfer
Ciri Modus Penipuan Salah Transfer
Tips Hindari Penipuan Salah Transfer
Cara Hindari Modus Penipuan Salah Transfer
Penipuan Berkedok Salah Transfer
Modus Penipu Salah Transfer
Ciri-ciri modus penipuan salah transfer
Kasus Penipuan
Penipuan Pinjol
Pinjol Ilegal
Cara Menghindari Penipuan Salah Transfer
| Cerita Viral Penipuan di Yogyakarta, Modus Penagih Hutang Ingin Tarik Paksa Mobil Korban di Jalan |
|
|---|
| Cerita Korban Penipuan Penjual Kebaya Palsu dengan Modus Galeri Butik di Instagram |
|
|---|
| Curhat Mahasiswi Jadi Korban Modus Penipuan Publish Jurnal, Pelaku Diduga Mahasiswa Unpad |
|
|---|
| Jangan Tergiur Barang Gratis! Waspada Modus Penipuan Baru Berkedok Hibah atau Cuci Gudang |
|
|---|
| Viral Modus Penipuan Investasi 'Arisan' Bodong di Rejang Lebong, Ternyata Ini Ancaman Pidananya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Marak-Modus-Penipuan-Berkedok-Salah-Transfer-Ini-Tips-Hindari-Penipuan-Langkah-Tepat-Dilakukan.jpg)