884 Botol Miras, 394 Liter Tuak dan 2.170 Petasan Diamankan Polresta Bengkulu
884 botol minuman keras (Miras), 394 liter tuak dan 2.170 petasan diamankan Polresta Bengkulu dalam Operasi Pekat Nala.
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Sebanyak 884 botol minuman keras (Miras), 394 liter tuak dan 2.170 petasan diamankan Polresta Bengkulu dalam Operasi Pekat Nala yang digelar pada 18 Maret 2024 hingga 1 April 2024.
Minuman keras dan petasan tersebut diamankan oleh Polresta Bengkulu dari beberapa warung remang-remang dan penjual petasan yang ada di wilayah Kota Bengkulu.
Selain itu ada juga warung kelontong, pengelola cafe, tempat permainan bilyard, tempat karaoke, panti pijet, hingga anak-anak nongkrong.
Dari tangkapan tersebut, Polresta Bengkulu memiliki 20 target operasi (TO), dan semua berhasil tercapai alias 100 persen.
Dari operasi Pekat Nala tersebut polisi berhasil mengamankan 3 orang pelaku yang diduga terlibat dalam tindak pidana.
Sedangkan untuk jumlah masyarakat yang dilakukan pembinaan selama operasi pekat yaitu sebanyak 40 orang.
"Untuk giat yang kita lakukan selama Operasi Pekat Nala itu mencapai 76 kegiatan," ungkap Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Deddy Nata, Rabu (3/4/2024).
Selain minuman keras dan petasan, dalam Operasi Pekat Nala 2024 Polresta Bengkulu juga sempat mengamankan para pelaku yang terlibat perang sarung.
Sebelumnya pelaku perang sarung tersebut diamankan oleh anggota kepolisian yang sedang berpatroli.
Para pelaku saat diamankan oleh pihak kepolisian menggunakan sarung yang telah dimodifikasi.
"Untuk pelaku perang sarung ada 3 kasus yang berhasil diamankan oleh anggota kita," kata Deddy.
Terakhir polisi juga melakukan penindakan terhadap puluhan pelaku balap liar, dan dilakukan sanksi tilang.
Dengan total sanksi tilang sebanyak 22 orang dengan rincian 9 orang ditilang STNK dan 13 orang ditilang unit.
"Terakhir kita juga mengamankan 1 orang pelaku yang memiliki senjata tajam jenis parang," ujar Deddy.
| Dampak Kenaikan Harga BBM Non Subsidi, Jumlah Konsumen Dexlite dan Pertamax Turbo Menurun |
|
|---|
| Remaja Hilang 3 Hari di Kampung Melayu Bengkulu Ditemukan di Kosan dalam Kondisi Sehat |
|
|---|
| Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Lubuk Ubar Rejang Lebong, Ditemukan Meninggal Dunia |
|
|---|
| Program Bedah Rumah 2026, 100 Unit di Bengkulu Selatan Lolos Verifikasi |
|
|---|
| Menantu Tilap Uang Mertua Rp4,7 Miliar Kini Dilaporkan Istri Sah Dugaan Perselingkuhan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Rilis-pekat-2024.jpg)