Kamis, 16 April 2026

Viral di Media Sosial

Alasan Ipda Purnomo Lunasi Utang Ibu di Gresik yang Lempar Mangkok ke Penagih Utang

RY, ibu di Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur nekat melempar mangkok ke penagih utang dari sebuah koperasi simpan pinjam.

Editor: Hendrik Budiman
Tangkapan Layar/HO TribunBengkulu.com
Potongan video berdurasi 45 detik yang mempertontonkan penagih utang malah menjadi sasaran kekerasan oleh wanita yang hendak ditagih dan kemudian viral di medsos. Peristiwa ini terjadi di Gresik, Jawa Timur. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Terkuak alasan Ipda Purnomo yang bertugas di Sat Binmas Polres Lamomgan mendatangi rumah RY untuk melunasi utangnya.

Diketahui, RY, ibu di Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur nekat melempar mangkok ke penagih utang dari sebuah koperasi simpan pinjam.

RY mengaku emosi karena disindir tak mau bayar utang.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Jumat (29/3/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.

Tak hanya melunasi utang Rp 4,5 juta, Ipda Purnomo juga memberikan bantuan untuk modal usaha.

"Saya datang ke sini membantu si ibu yang ditagih utang karena memang dari keluarga kurang mampu. Saya tidak membenarkan kejadian yang berujung kekerasan kemarin. Dan saya tidak pilih kasih karena ibu yang ditagih dan ibu yang menagih akan sama-sama saya bantu," beber Purnomo.

"Sisa utang sudah saya lunasi, dan juga saya berikan bantuan modal usaha untuk jualan es, saya sarankan ibu untuk meminta maaf," ujar Purnomo.

Sedangkan korban kekerasan yang merupakan pegawai koperasi belum bisa ditemui.

Saat Purnomo datang ke Menganti, korban sedang mengambil cuti karena dalam kondisi sakit. Bantuan dari Purnomo itu membuat ibu pemilik utang terharu.

Dan RY mengaku tidak berencana menganiaya penagih utang dari sebuah koperasi waktu itu, sehingga membuat korban mengalami luka berdarah di keningnya.

Selain menjadi anggota Polres Lamongan, Purnomo juga dikenal sebagai conten creator dan influencer yang memiliki jiwa sosial tinggi.

Tak hanya itu, Ipda Purnomo ternyata punya sebuah yayasan yang menangani pasien orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) dari berbagai daerah.

Yayasan itu bernama Yayasan Berkas Bersinar Abadi, berada di Desa Nguwok, Kecamatan Modo yang berjara 33 Kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Lamongan.

Yayasan tersebut pernah viral, lantaran menampung Caleg gagal di Pemilu 2024.

Baca juga: Usai Telepon Allah soal Penentuan Idul Fitri, Mbah Benu Imam Jemaah Aolia Akhirnya Minta Maaf

"Kalau pasien caleg belum ada, tapi ada 5 pihak keluarga menghubungi saya untuk konsultasi," ungkap Pembina Yayasan Berkas Bersinar Abadi, Ipda Purnomo, kepada SURYA, Jumat (23/2/2024).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved