Selasa, 21 April 2026

Komunitas Bengkulu

Asyiknya Komunitas Kijang Indonesia Society Mukomuko, Selalu Ada Teman dalam Setiap Perjalanan

Mengenal Komunitas Kijang Indonesia Society Mukomuko yang selalu ada teman dalam setiap perjalanan

HO Kijang Indonesia Society Mukomuko
Anggota Komunitas Kijang Indonesia Society (KIS) Mukomuko. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - KIS merupakan singkatan dari Kijang Indonesia Society, komunitas kijang ini berdiri di Kabupaten Mukomuko.

Komunitas ini merupakan perkumpulan orang yang menyukai mobil kijang model apa pun.

Komunitas ini juga mengutamakan silatuhrami dan komitmen serta bakti sosial di masyarakat.

Seperti diketahui, pengguna mobil kijang di Indonesia tak sedikit, tak terkecuali di Kabupaten Mukomuko.

KIS Mukomuko sendiri berdiri di tahun 2018 lalu, dan saat ini sudah menginjak usia ke 5 tahun.

“Awalnya membangun komunitas ini karena kita cinta dengan mobil kijang ini,” ungkap Ketua KIS Mukomuko, Solikhan saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Sabtu (20/4/2024).

Solikhan menjelaskan, untuk saat ini anggota aktif ada 20 orang, dan untuk syarat bergabung ke KIS Mukomuko ini hanya harus mempunya mobil kijang jenis apa pun.

Seperti Kijang Kapsul, Kijang Super, Kijang LGX hingga Innova atau Kijang Reborn bisa bergabung ke komunitas.

“Apapun jenis mobil Kijangnya bisa bergabung ke KIS Mukomuko, yang penting komitmen dalam komunitas,” jelas Solikhan.

Enaknya bergabung dengan KIS ini, kalau dalam perjalanan selalu ada teman atau teman-teman dari komunitas mobil kijang yang tersebar di Indonesia.

Selain itu, pihaknya juga kerap melakukan kegiatan bakti sosial untuk membantu masyarakat yang sedang kesusahan.

Seperti korban yang terdampak bencana alam atau membantu memberikan donasi ke Panti asuhan.

Belum lama ini, pihaknya mengumpulkan donasi untuk masyarakat yang berada di Musi Rawas Utara, Sumatera selatan yang terdampak banjir.

“Beberapa waktu lalu kita juga menggalang dana untuk teman-teman di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan," kata Solikha.

"Uang yang terkumpul kita belikan sembako, walaupun tak seberapa setidaknya meringankan beban dari teman-teman di sana." (**)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved