Minggu, 19 April 2026

Jalan Lintas Curup Lebong Amblas

BPBD Lebong: Jalan Lintas Curup-Lebong Bengkulu Bisa Putus Total Jika Tak Segera Diperbaiki

Jalan Lintas Curup-Lebong tepatnya di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang berpotensi tinggi bisa putus total.

Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
Ho Tribunbengkulu.com/Polres Lebong
Kondisi Jalan Lintas Curup-Lebong yang telah amblas hingga setengah lebih badan jalan, pada Minggu (21/4/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi 

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - BPBD Lebong menilai jalan Lintas Curup-Lebong tepatnya di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang berpotensi tinggi bisa putus total.

Jika tak segera diperbaiki, jalan itu akan tergerus longsor dan jatuh ke aliran sungai Ketahun.

Adapun ketinggian titik longsor dijalan lintas itu sekitar kurang lebih 50 meter.

"Untuk kemungkinan amblas dan longsor hingga putus total masih sangat bisa, karena cuaca sangat ekstrim hingga saat ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Lebong, Tantomi, Minggu (21/4/2024).

Tantomi mengatakan, saat ini pihaknya mewaspadai adanya bencana longsor.

Untuk bencana banjir, menurut perkiraannya tidak akan terjadi lagi karena arus aliran air di sungai-sungai yang ada telah stabil.

Baca juga: Ruas Jalan Lintas Curup-Lebong Bengkulu yang Amblas Berpotensi Putus Total

Maka dari itulah, pihaknya mewaspadai adanya bencana longsor dan amblas terutama di titik-titik jalan lintas penghubung Kabupaten Lebong dengan kabupaten lain baik Bengkulu Utara maupun Rejang Lebong.

"Khawatir longsornya, kalau banjir nampaknya sudah reda, longsor ini yang kita khawatirkan terutama di akses jalan," jelas Tantomi.

Untuk di Jalan Lintas Curup-Lebong di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang, pihaknya telah mengusulkan perbaikan ke Pemprov Bengkulu mengingat status jalan tersebut merupakan milik provinsi.

Sejauh ini, pihaknya sudah berkoordinasi dan mengaku telah mendapatkan lampu hijau.

Ia berharap Pemprov Bengkulu bisa segera melakukan perbaikan di jalan itu karena kondisi jalannya bisa membahayakan pengguna jalan.

"Kita usulkan ke Pemprov karena jalan provinsi, sudah dikoordinasikan, mudah-mudahan segera terealisasi,"papar Tantomi.

Sementara itu, bencana banjir bandang yang terjadi pada Selasa (16/4/2024) telah surut.

Para korban terdampak banjir bandang yang sebelumnya mengungsi di posko-posko telah berangsur pulang.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved