Jumat, 17 April 2026

Berita Bengkulu Tengah

Melihat Kesiapan Bawaslu Bengkulu Tengah Hadapi Pilkada 2024, Perkuat Sosialisasi

Bawaslu) Kabupaten Bengkulu Tengah telah memulai melakukan pengawasan terhadap tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang saat ini sedang berjalan

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hafi Jatun Muawiah
TribunBengkulu.com
Ketua Bawaslu Bengkulu Tengah, Evi Kusnandar (dua dari kiri) saat diwawancarai secara eksklusif dalam podcast Rumah Politik TribunBengkulu.com, Kamis (2/5/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkulu Tengah telah memulai melakukan pengawasan terhadap tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang saat ini sedang berjalan. 

Ketua Bawaslu Bengkulu Tengah, Evi Kusnandar mengungkapkan, pada tahap awal ini pihaknya telah menyeleksi Panwascam dengan metode evaluasi kinerja. 

"Kita saat ini sudah mendapatkan 30 orang anggota Panwascam dan hanya butuh 3 orang lagi yang nantinya akan kita seleksi secara terbuka," ujar Kusnandar kepada TribunBengkulu.com, dalam podcast Rumah Politik, Kamis (2/5/2024). 

Dengan telah adanya 30 panwascam tersebut, proses pengawasan bisa langsung berjalan sejak awal tahapan. 

"Sebenarnya, potensi pelanggaran pemilu ini bisa terjadi di setiap tahapan, seperti saat ini sedang dilakukan seleksi badan ad hoc oleh KPU, di tahapan ini bisa saja ada pelanggaran seperti merekrut orang yang terlibat parpol atau orang yang pernah bermasalah," ungkapnya. 

Kemudian, pada tahapan pendataan DPT juga bisa terjadi pelanggaran, seperti masih adanya orang yang sudah meninggal tetapi masih masuk dalam DPT atau terjadi perpindahan mata pilih dalam jumlah yang banyak. 

"Kalau potensi pelanggaran itu biasanya terbanyak terjadi pada tahapan kampanye dan pencoblosan," kata Kusnandar. 

Lalu, Money Politic juga masih menjadi tantangan tersendiri bagi Bawaslu Bengkulu Tengah untuk bisa diantisipasi dengan baik. 

Belum lagi terkait keterlibatan ASN dan perangkat desa pada saat pengumpulan massa dan kampanye. 

"Money Politic dan keterlibatan ASN serta perangkat desa menjadi salah satu hal yang harus benar-benar kita awasi," ucapnya. 

Untuk itu, Bawaslu Bengkulu Tengah berkomitmen untuk menggencarkan sosialisasi di seluruh lini masyarakat. 

"Kita telah menggandeng Pemkab Bengkulu Tengah terkait sosialisasi kenetralan ASN dan kita juga telah ke seluruh desa-desa untuk memberikan sosialisasi serta kita kan menggandeng media massa baik elektronik maupun cetak untuk menyebarluaskan hal-hal tersebut," kata Kusnandar. 

Meski begitu, Kusnandar mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh masyarakat Bengkulu Tengah yang telah mendukung kelancaran proses Pilpres dan Pileg Februari 2024 lalu. 

"Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya dan kembali meminta dukungan kepada masyarakat, agar proses Pilkada yang akan digelar November 2024 mendatang bisa semakin lancar dan damai," ungkapnya. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved