Let's Talk About Climate AJI-DW, Melaporkan Terkait Iklim dengan Pendekatan Jurnalisme Konstruktif
AJI Bengkulu menggelar Let's Talk About Climate: Training Program for Journalists and Citizen Journalism, di Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu.
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bengkulu menggelar Let's Talk About Climate: Training Program for Journalists and Citizen Journalism, di Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu.
Training ini didukung AJI Indonesia bekerjasama dengan DW Akademie serta dukungan Kementerian Luar Negeri Jerman.
Program pelatihan ini diikuti sebanyak 25 orang dari jurnalis warga dan jurnalis lokal dari berbagai platform. Mulai dari jurnalis digital, elektronik (Televisi, Radio) dan jurnalis media cetak.
Training tersebut digelar dengan dua rangkaian. Di mana sebelumnya 15 jurnalis telah mengikuti pelatihan secara online, Jumat-Sabtu, 14-15 Juni 2024. Untuk training secara luring, digelar Rabu-Kamis, 3-4 Juli 2024, di salah satu hotel di Kota Bengkulu.
Sedangkan trainernya dari DW Akademie Ayu Purwaningsih dan Ahmad Arif dari AJI, serta trainer lokal Betty Herlina untuk membantu mengisi kelas jurnalis warga.
Dijelaskan Ayu Purwaningsih, DW Akademie hadir dalam pelatihan di Dili Timor Leste dan dua kota di Indonesia yakni Bengkulu dan Ambon dengan pelatihan jurnalisme konstruktif dalam pelaporan cerita terkait perubahan iklim.
Jurnalisme konstruktif adalah pendekatan dalam praktik jurnalistik yang berfokus pada pelaporan berita dengan cara yang lebih seimbang dan solutif, bukan hanya menyoroti masalah dan konflik.
Ini adalah bentuk jurnalisme yang bertujuan untuk memberikan pandangan yang lebih lengkap dan mendorong perubahan positif dalam masyarakat. Beberapa ciri utama dari jurnalisme konstruktif meliputi:
1. Pelaporan Solusi: Alih-alih hanya mengungkap masalah, jurnalisme konstruktif juga mencari dan melaporkan solusi potensial. Ini termasuk menyoroti upaya individu, komunitas, atau organisasi yang bekerja untuk mengatasi masalah tersebut.
2. Optimisme Berbasis Fakta: Jurnalisme konstruktif tidak mengabaikan masalah atau tantangan, tetapi mencari aspek-aspek positif dan potensi perbaikan yang didukung oleh data dan fakta. Ini memberikan perspektif yang lebih seimbang dan mendorong harapan yang realistis.
3. Mendorong Dialog dan Tindakan: Laporan jurnalisme konstruktif sering kali bertujuan untuk mendorong dialog dan debat yang konstruktif di masyarakat. Dengan menyajikan informasi yang mendalam dan berbagai sudut pandang, jurnalisme ini membantu masyarakat memahami isu-isu secara lebih komprehensif dan mengambil tindakan yang tepat.
4. Menyajikan Kisah Inspiratif: Cerita-cerita tentang individu atau kelompok yang berhasil mengatasi tantangan dapat menginspirasi orang lain untuk bertindak. Jurnalisme konstruktif berusaha untuk menyajikan kisah-kisah semacam ini untuk memotivasi perubahan positif.
5. Keseimbangan dan Keakuratan: Seperti semua jurnalisme yang baik, jurnalisme konstruktif harus tetap berpegang pada prinsip keseimbangan dan keakuratan. Ini berarti melaporkan fakta secara objektif dan memberikan konteks yang cukup agar pembaca dapat memahami keseluruhan gambaran dari suatu isu.
6. Mengurangi Polarisasi: Dengan fokus pada solusi dan dialog, jurnalisme konstruktif berusaha untuk mengurangi polarisasi dan meningkatkan pemahaman antar kelompok yang berbeda. Ini penting dalam konteks isu-isu yang sering menimbulkan perpecahan di masyarakat.
7. Pendekatan Proaktif: Jurnalisme konstruktif bersifat proaktif dalam mencari cerita dan sudut pandang yang berbeda, bukan hanya reaktif terhadap berita-berita negatif yang muncul.
| Jembatan Antar Kabupaten Diperbaiki, Arus Lalin di Bengkulu Selatan Buka Tutup |
|
|---|
| Potensi Hasil Laut Melimpah, Warga Bengkulu Tengah Berlatih Olah Ikan Jadi Nuget |
|
|---|
| Jembatan Tanjung Aur Bengkulu Selatan Akhirnya Diperbaiki, Warga Berharap Terbebas dari Banjir |
|
|---|
| Imunisasi MR Jadi Kunci Cegah Wabah Campak di Bengkulu |
|
|---|
| Alasan Kuasa Hukum Minta Refpin Dibebaskan, Tuntutan 3 Bulan Penjara Dinilai Belum Sesuai Fakta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pelatihan-Jurnalis2.jpg)