Selasa, 5 Mei 2026

Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Bantahan Eks Ketua RT Abdul Abdul Pasren Soal Terpidana Kasus Vina Tidur di Rumahnya-Dipaksa Bohong

Abdul Pasren tetap kekeh pada kesaksiannya di tahun 2016 yang disampaikannya

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Tangkapan Layar youtube/Official iNews
Reaksi Abdul Pasren Ketua RT Dilaporkan Diduga Beri Keterangan Palsu Kasus Vina Cirebon, Tertawa Lepas. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Bantahan eks Ketua RT Abdul Pasren terkait para terpidana tidur di rumahnya saat malam pembunuhan Vina Cirebon.

Abdul Pasren tetap kekeh pada kesaksiannya di tahun 2016 yang disampaikannya dalam acara AB+ yang tayang di iNews, pada Senin (15/7/2024).

"Tidak ada yang nginep di rumah saya, sedangkan saya tidur di rumah sendiri. Hanya beritanya tuh di rumahnya Ibu Nining (berkumpul)," kata Pasren, dikutip dari TribunJakarta.com, Selasa (16/7/2024).

Pembawa acara pun menanyakan Kahfi, sang anak mengenai hal ini.

Apakah Kahfi benar bersama dengan para terpidana kasus Vina pada malam pembunuhan dua sejoli ini.

Baca juga: Pegi Setiawan Ungkap Ada 4 Sosok Polisi Baik saat Dirinya Ditahan, Ada Pangkat Kompol Hingga AKBP

Mulanya Kahfi enggan untuk menjawab. Sampai ia mengakui jika ikut berkumpul dengan para terpidana di warung Bu Nining.

"Ya pas di Bu Nining saya melihat. Iya (kumpul bareng)," ungkap Kahfi.

Namun Kahfi justru mengaku tak mengetahui lagi di mana keberadaan para terpidana setelahnya gegara ia berpisah.

"Sejak jam 9 saya langsung pulang. Gak tahu (terpidana ke mana). Langsung (pergi) tanpa permisi, tidak ada pamit. (Kahfi) Pulang ke rumah orangtua (gak bersama sama terpidana)," bebernya.

Menimpali omongan Abdul Pasren, Kahfi menyebut tak ada yang menginap di rumahnya.

Ia mengaku jarang bermain dan baru sekali itu saja berkumpul.

"Nggak, tidak pernah. Ya kosong aja (rumahnya Abdul Pasren). Gak tahu, saya jarang main. Pas itu aja ngumpul (sekali itu aja), di rumah saja," jelasnya.

Ngaku Disuruh Keluarga Terpidana Bohong

Sementara, Abdul Pasren mengaku bahwa para keluarga pelaku, sebelum menjadi terpidana, kala itu datang ke rumahnya meminta agar Pasren berbohong bahwa anaknaya tidak melakukan perbuatan pembunuhan.

Namun, Pasren menolak untuk berbohong.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved