Heboh Paskibraka Lepas Jilbab
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Minta Aturan Larangan Jilbab Paskibraka Dicabut
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sesalkan akan adanya 18 anggota Paskibraka Nasional 2024 lepas hijab, saat pengukuhan pada Selasa 13 Agustus 2024
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah minta agar peraturan yang melarang anggota Paskibraka Nasional 2024 mengenakan jilbab dicabut.
Menurut Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, peraturan tersebut telah menciderai hak-hak beragama bagi warga negara.
"Undang-Undang sudah menjamin seperti itu. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, itu tidak mengurangi kekhikmatan, rasa bangga dan ketertiban penyelenggaraan pengibaran bendera dengan peserta yang menggunakan hijab," kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah kepada TribunBengkulu.com, Rabu (14/8/2024).
"Saya berharap aturan ini dicabut jangan sampai menjadi polemik dan merugikan para pemeluk agama."
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah juga sesalkan akan adanya 18 anggota Paskibraka Nasional 2024 lepas hijab saat pengukuhan pada Selasa 13 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Termasuk 1 siswi dari SMAN 2 Kota Bengkulu, Amanda Aprila yang juga terpaksa ikut melepas hijabnya.
"Terhadap kondisi nasional kami sebagai kepala daerah, menghimbau kepada pihak yang bertanggung jawab. Ini soal keyakinan untuk menjalankan ibadah, kemudian syariat agama masing-masing," kata Rohidin Mersyah.
Menurutnya, semua pihak apalagi di momen pengukuhan Paskibraka itu, harus menjamin kemerdekaan kepada seluruh pemeluk agama.
Baca juga: Teken Surat Bermaterai, 18 Paskibraka Putri Tetap Dipaksa Lepas Hijab saat Upacara 17 Agustus 2024
Melindungi setiap warga negara untuk menjalankan ibadah dan kepercayaan sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.
Oleh karena itu, lanjutnya, tentu semua pihak harus menghargai kemerdekaan warga masyarakat untuk memeluk agama.
Untuk itu, sekali lagi ia meminta agar pihak terkait mencabut larangan tersebut.
Selanjutnya penanggungjawab program Paskibraka, yaitu Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan hak-hak peserta Paskibraka untuk menggunakan hijab sebagaimana keyakinannya.
"Karena itu hak asasi. Kemerdekaan memeluk agama adalah hak dari setiap warga negara," jelas Rohidin.
Di sisi lain, Rohidin memastikan untuk Paskibraka Tingkat Provinsi Bengkulu memperbolehkan bagi Paskibraka muslimah untuk mengenakan hijabnya.
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah
Larangan Jilbab
Kepala BPIP Yudian Wahyudi
Paskibraka Nasional 2024
| BEM SI Daerah Bengkulu Desak Presiden Joko Widodo Pecat Kepala BPIP Yudian Wahyudi |
|
|---|
| BPIP Larang Jilbab untuk Paskibraka, Legislator PKS Bengkulu: Bertentangan dengan Nilai Pancasila |
|
|---|
| PPI Provinsi Bengkulu Kecam Paskibraka Putri Harus Lepas Hijab, Tuntut Ketua BPIP Diganti |
|
|---|
| Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Bengkulu Terkejut Siswinya Harus Lepas Jilbab Saat Pengukuhan Paskibraka |
|
|---|
| Teken Surat Bermaterai, 18 Paskibraka Putri Tetap 'Dipaksa' Lepas Hijab saat Upacara 17 Agustus 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Gubernur-Bengkulu-Rohidin-Mersyah-Larangan-Jilbab.jpg)