Senin, 15 Juni 2026

Mahasiswi Kedokteran Spesialis Tewas

Curhatan Aulia Risma Lestari Mahasiswi Dokter Spesialis Undip Sebelum Tewas, Cape Hadapi Senior 

Curhatan Aulia Risma Lestari, mahasiswi Dokter Spesialis Undip sebelum tewas di kamar kosnya. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Rita Lismini
Tribunnews.com
Foto Aulia Risma Lestari. Curhatan Aulia Risma Lestari Mahasiswi Dokter Spesialis Undip Sebelum Tewas, Capek Hadapi Senior 

Menariknya, baru-baru ini beredar beban kerja mahasiswi PPDS Undip yang dinilai terlalu berat. 

"Di samping urusan bullying, saya cukup sering dapat masukan bahwa beban kerja PPDS anestesi terlalu berat, sebagai berikut: 
 
1. Jam kerja " normal " tanpa giliran jaga adalah: 18 jam/hari. Masuk jam 6 pagi, pulang jam 12 malam. Kalau bisa pulang jam 11 malam artinya pulang cepat. Tidak jarang harus pulang jam 2 atau 3 pagi. Hari berikutnya sudah harus standby lagi jam 6 pagi di RS. Ini berlangsung terus menerus selama masa studi-5 tahun. 

2. Jika dapat giliran jaga, maka jaga minimal 24 jam dan dapat prolonged hingga 5-6 hari tidak bisa pulang dari RS. Dikarenakan sering kali PPDS harus melanjutkan operasi yg terus sambung menyambung melebihi giliran jaganya. 

3. Jumlah operasi di RS Kariadi sangat tinggi, bisa 120 pasien/hari. Sedangkan, semua beban kerja bius pasien dilakukan oleh PPDS. DPJP sbg penanggung jawab hanya menerima laporan.

4. Lamanya jam kerja yg terus menerus ini tidak pernah dianggap tidak wajar selam ini.

 5. Jumlah operasi di RS Kariadi sangat tinggi, bisa 120 pasien/hari. Sedangkan, semua beban kerja bius pasien dilakukan oleh PPDS. DPJP sbg penanggung jawab hanya menerima laporan.

6. Lamanya jam kerja yg terus menerus ini tidak pernah dianggap tidak wajar, selama ini bahkan dianggap sebagai" keunggulan "NDIP dibandingkan univ lainnya, di mana residen dianggap bisa dapat kesempatan praktik lebih luas.

"Mohon izin memberi masukan & memohon arahan Bapak agar bisa dilakukan: 

a. audit menyeluruh, utk mencegah terjadinya korban PPDS lainnya; 

b. menambah jumlah dokter anestesi dan memastikan mereka benar2 turun tangan menangani pasien, agar beban kerja bius pasien tidak hanya ditanggung PPDS dan menjaga keselamatan pasien juga,"  tulis akun @MurtadhaOne1, dikutip TribunBengkulu.com, Kamis (15/8/24).

Mahasiswi Dokter Spesialis Undip Tewas 

Mahasiswi program dokter spesialis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah (Jateng) diduga akhiri hidup dengan menyuntikan obat penenang ke tubuh sendiri.

Seperti diketahui, seorang wanita berinisial R, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) ditemukan tewas di kamar kosnya, Senin (12/8/2024) malam sekitar pukul 22.00 WIB. 

R ditemukan meninggal di kamar kos yang berlokasi di Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Diketahui, R merupakan dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RS Dr Kariadi, Semarang.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved