Selasa, 14 April 2026

Mahasiswi Semarang Dilecehkan

Mahasiswi Semarang Dilecehkan Saat Magang Oleh Manajer BUMN, Dicium dan Dipegang Dadanya 

Ramai di media sosial mahasiswi Semarang berinisial H (21) mengaku dilecehkan saat magang oleh salah satu manager perusahaan BUMN. 

Editor: Rita Lismini
Akun X Folkshitt
Foto Mahasiswi Semarang didampingi kuasa hukumnya. Mahasiswi Semarang Dilecehkan Saat Magang Oleh Manajer BUMN, Korban Dicium dan Dipegang Dadanya 

TRIBUNBENGKULU.COM - Ramai di media sosial mahasiswi Semarang berinisial H (21) mengaku dilecehkan saat magang oleh salah satu manager perusahaan BUMN. 

Salah satu akun X (Twitter @Folkhsit ng turut membagikan kejadian miris yang dialami oleh mahasiswi Semarang tersebut. 

"Niat nyari ilmu malah dapet trauma, yang kuat ya kak, Mahasiswi Semarang, Jawa Tengah," tulisnya, Kamis (21/11/24). 

Dengan tangan gemetar, H menceritakan tragedi asusila yang dilakukan oknum pejabat di dalam ruangan pada Senin (18/11/2024) kemarin.

Awal mulanya H diminta oleh oknum pejabat tersebut untuk memperkenalkan diri. 

Mirisnya, dirinya sempat  ditawari rokok oleh pejabat BUMN tersebut, namun ditolaknya.

"Saya sudah berulang kali menolak tawaran rokok itu tetapi tetap dipaksa," ujarnya.

H mengatakan oknum pejabat itu mulai melakukan tindakan menggoda dengan memegang-megang tangannya. Dirinya berusaha menghindar dari rayuan pejabat itu dan berusaha keluar dari ruangan tersebut.

"Saya tetap dipaksa disitu untuk menemani. Akhirnya saya dipegang pipi saya dan dicium. Saya sudah menolak tapi dia tetap memaksa," tuturnya.

Menurutnya, pejabat itu tetap melakukan tindakan bejat dengan meraba-raba tubuhnya.

Dirinya memaksa  keluar ruangan. Namun tangannya dipegang erat oleh oknum pejabat itu. 

"Saya di situ ditawari untuk diajak ngopi. Saya dikasih uang Rp 50 ribu buat naik ojek online, agar tidak ada yang tahu kalau pergi berdua dengan pejabat itu."

"Saya tolak karena saya punya uang. Tapi dia tetap memaksa memberikan uang dengan menempelkan di payudara saya," imbuhnya.

Setelah itu ia lari keluar ruangan pejabat tersebut dan melapor ke mentornya di lokasi magang. Dirinya langsung pulang dan lapor ke kampus dan keluar berharap perkara itu dapat ditindak lanjuti.

"Setelah kejadian itu saya masih di whatsapp mengajak ngopi," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved