Minggu, 12 April 2026

Pilkada Jakarta 2024

Pilkada DKI Jakarta Berpotensi Dua Putaran, Pramono-Rano Tetap Yakin Satu Putaran

Dari hasil hitung cepat perolehan suara pasangan cagub dan cawagub nomor urut 3 DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno, melebihi 50 persen. 

Kompas.com
Dari hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga, perolehan suara pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) nomor urut 3 DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno, melebihi 50 persen.  

TRIBUNBENGKULU.COM - Dari hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga, perolehan suara pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) nomor urut 3 DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno, melebihi 50 persen. 

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai, peluang terjadinya Pilkada Jakarta 2024 dua putaran sangatlah tipis. 

"Kalau dilihat, sebagian dari lembaga survei memang tipis. Jadi, potensi dua putaran tipis," ujar Agung saat diwawancarai Kompas.com, Kamis (28/11/2024). 

Menurut quick count Lembaga Survei Indonesia (LSI) misalnya, Pramono-Rano mendapat 50,10 persen suara. 

Sementara, paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono mendapat 39,29 persen, dan paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana memperoleh 10,61 persen. 

Lalu, menurut quick count Charta Politika, Pramono-Rano meraih 50,15 persen, Ridwan-Suswono 39,25 persen, sedangkan Dharma-Kun 10,60 persen.  

Namun, menurut quick count Litbang Kompas, Pramono-Rano memperoleh suara 49,49 persen, Ridwan-Suswono 40,02 persen, dan Dharma-Kun 10,49 persen. 

Tak berbeda jauh, quick count Indikator Politik Indonesia memperlihatkan, perolehan suara Pramono-Rano sebesar 49,87 persen, Ridwan-Suswono 39,53 persen, dan Dharma-Kun 10,61 persen. 

Agung bilang, untuk dinyatakan menang dalam satu putaran, paslon gubernur dan wakil gubernur Jakarta harus mendapat suara 50 persen plus satu. 

"Di Pilkada Jakarta ada aturan kan, jika tidak ada yang mencapai 50 persen plus satu, maka yang terjadi akan dua putaran," terang Agung.

Namun, dengan beragamnya hasil quick count, belum bisa dipastikan apakah Pilkada Jakarta akan digelar satu atau dua putaran. 

"Saya tidak bisa menyimpulkan satu atau dua putaran karena masih di rentang margin of error. Tendensinya ada arah satu putaran, ada arah dua putaran, jadi tidak bisa disimplifikasikan salah satunya," terang Agung. 

Oleh sebab itu, Agung menyarankan publik bersabar menunggu hasil resmi pilkada dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta.

Kapan jadwal putaran kedua Pilkada Jakarta 2024

Dalam Keputusan KPU Jakarta Nomor 29 Tahun 2024, putaran kedua Pilkada Jakarta bakal digelar pada Rabu (26/2/2025). 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved