Selasa, 5 Mei 2026

Pabrik Uang Palsu di UIN Alauddin

SOSOK Annar Salahuddin Sampetoding, Diduga Aktor Utama Sindikat Uang Palsu UIN Alauddin Makassar

Inilah sosok Annar Salahuddin Sampetoding (ASS) yang disebut sebagai aktor utama dibalik pabrik uang palsu di UIN Alauddin Makassar.

Tayang:
Kolase TribunBengkulu.com
Inilah sosok Annar Salahuddin Sampetoding (ASS) yang disebut sebagai aktor utama dibalik pabrik uang palsu di kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Inilah sosok Annar Salahuddin Sampetoding (ASS) yang disebut sebagai aktor utama dibalik pabrik uang palsu di kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Annar sendiri merupakan sosok pengusaha sekaligus politikus dengan karir cemerlang di Sulawesi Selatan.

Bahkan, ASS juga pernah tampil di televisi nasional saat dirinya mewakili Yayasan Keturunan Tomanurung Sulawesi Selatan untuk membela Ferdy Sambo.

Nama ASS pertama kali mencuat dalam kasus sindikat pabrik uang palsu ini pada saat konferensi pers di Mapolres Gowa Jl Syamsuddin Tunru, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (19/12/2024) lalu.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Yudhiawan Wibisono mengatakan, ASS berperan untuk membiayai seluruh pembelian bahan baku produksi.

Baca juga: Syok Usai Disebut Terlibat Sindikat Uang Palsu, Staf UIN Alauddin Makassar Meninggal Dunia

Rumah ASS pulalah yang jadi lokasi pertama pembuatan uang palsu, sebelum akhirnya dipindahkan tersangka Andi Ibrahim ke kampus UIN Alauddin.

Kabar terbaru, penyidik Polres Gowa telah melayangkan surat kepada pengusaha berinisial ASS yang diduga menjadi dalang dalam kasus sindikat uang palsu UIN Alauddin.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar mengonfirmasi hal tersebut.

"Sudah kami kirim surat pemeriksaan ke ASS," katanya, Sabtu (21/12/2024)

Penyidik Polres Gowa mengirimkan surat panggilan pemeriksaan lantaran ASS disebut kuat terlibat dalam kasus uang palsu.

Tak hanya itu, ASS diduga punya peran penting pada sindikat uang palsu.

Diketahui, Satreskrim Polres Gowa telah menetapkan 17 tersangka sindikat uang palsu di UIN.

Pada konferensi pers Kamis lalu, Yudhiawan Wibisono mengatakan 17 tersangka punya peran berbeda.

Namun ada tiga orang yang punya peran sentral.

"Peran sentralnya ada dari saudara AI, kemudian juga saudara S, ada juga saudara ASS," kata Irjen Yudhiawan Wibisono 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved