Jumat, 5 Juni 2026

Berita Seluma

Sidak Dikbud Seluma, Wabup Gustianto Sesalkan Hanya Ada 7 ASN yang Ngantor

Hanya ada 7 ASN yang hadir dan masuk kantor, Dikbud Seluma hanya ramai dengan tenaga honorer, sehingga pelayanan tidak terlaksana maksimal. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com
Wakil Bupati Seluma Gustianto menjelaskan terkait hasil Sidak ke Kantor Dikbud Seluma juga Dinkes, Senin (6/1/2025) 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Wakil Bupati Seluma Gustianto melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), pada Senin (6/1/2025).

Hanya ada 7 ASN yang hadir dan masuk kantor, Dikbud Seluma hanya ramai dengan tenaga honorer, sehingga pelayanan tidak terlaksana maksimal. 

"Iya tadi saya sidak ke Kantor Dikbud, sangat miris. Cuma 7 ASN yang masuk, sisanya anak honor semua," terang Wabup Gustianto, Senin (6/1/2025). 

Dikatakan Wabup, disiplin ASN di Dikbud Seluma sangat menjadi catatan ke depan.

Dirinya akan terus memantau agar ke depan semua patuh dan taat masuk dan hadir melaksanakan tugas dan melayani masyarakat yang membutuhkan. 

Baca juga: Agenda Pemkab Seluma Bengkulu Hari Ini Senin 6 Januari 2025, Zoom Meeting Pengendalian Inflasi

"Ini akan menjadi perhatian saya. Karena Dikbud ini merupakan salah satu OPD pelayanan, jadi disiplin harus diutamakan," kata Wabup.

Sebagai catatan, dirinya telah meminta agar Dikbud Seluma kembali melaksanakan apel pagi dan sore.

Karena selama ini Dikbud tidak lagi melaksanakan apel, sehingga disiplin tidak lagi diutamakan. 

"Tadi saya telah minta, mulai besok ASN maupun honorer kembali melaksanakan apel pagi dan sore. Sanksi harus diterapkan jika ada yang membandel," ungkap Wabup H. Gustianto

Sebelum  melakukan Sidak ke Kantor Dikbud Seluma, Wabup Gustianto juga melakukan sidak ke Dinas Kesehatan (Dinkes).

Di Dinkes Wabup hanya memastikan agar semua barang kebutuhan Puskesmas segera di kirimkan agar tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat. 

"Kalau di Dinkes tadi saya cuma memastikan barang kebutuhan Puskesmas segera didistribusikan. Karena ada bahan makanan juga, takutnya kedaluwarsa jika telat dikirimkan ke Puskesmas,"  tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved