Senin, 8 Juni 2026

Kebakaran di Pasar Kepahiang

Kebakaran Pasar Kepahiang Bengkulu: Penyebab, Kerugian hingga Kesaksian Warga

Kebakaran hebat melanda Pasar Kepahiang, Bengkulu pada Senin (13/1/2025) pagi. Kebakaran tersebut diduga berasal dari korsleting listrik.

Tayang:
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Romi Juniandra
Kebakaran hebat terjadi di Pasar Kepahiang, Kepahiang Bengkulu, pada Senin (13/1/2025) pagi. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kebakaran hebat yang melanda Pasar Kepahiang, Bengkulu pada Senin (13/1/2025) pagi, meninggalkan kerugian besar dan kepanikan di kalangan pedagang serta warga sekitar. 

Kebakaran ini terjadi pada pukul 09.30 WIB, dan menghanguskan setidaknya enam warung milik pedagang yang tepatnya di belakang terminal Kepahiang di samping SPBU Pasar Kepahiang, meski tidak sampai menjalar ke SPBU.

Warung-warung ini terdiri dari warung pedagang pulsa, hingga warung kuliner.

Pantauan TribunBengkulu.com, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB.

Dari warung-warung yang terbakar, tampak barang-barang pedagang yang hangus dan menghitam.

Meski api sudah berhasil dipadamkan, saat ini Petugas Damkar Kepahiang tampak melakukan pendinginan, dan mencari jika masih ada titik api yang terlihat.

Sementara, warung-warung yang terbakar sendiri tampak terbuat dari material  seperti papan kayu dan plastik.

Beruntung, tidak ada korban dalam peristiwa ini. Penyebab pasti kebakaran juga masih diselidiki pihak berwenang.

Kebakaran di Pasar Kepahiang, Bengkulu pada Senin (13/1/2025) pagi. Kebakaran ini menghanguskan setidaknya 6 warung pedagang
Kebakaran di Pasar Kepahiang, Bengkulu pada Senin (13/1/2025) pagi. Kebakaran ini menghanguskan setidaknya 6 warung pedagang (Romi Juniandra/TribunBengkulu.com)

Penyebab Kebakaran

Kebakaran yang melanda Pasar Kepahiang tersebut diduga berasal dari korsleting listrik.

Kabid Damkar Kepahiang, Paimin mengatakan pihaknya mendapatkan laporan terjadi kebakaran dari masyarakat.

Damkar kemudian mengerahkan dua armada mobil pemadam untuk memadamkan api, dengan 30-an personel.

"Kurang lebih tadi pemadaman membutuhkan waktu sekitar 20 menit," kata Paimin kepada TribunBengkulu.com.

Untuk dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik yang ada di salah satu warung.

Api kemudian menyambar ke tabung gas warung sebelahnya, dan kemudian menyebar dan membakat enam warung lainnya.

"Tapi itu dugaan sementara. Penyebab pastinya tunggu pihak berwenang," ujar dia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved