Senin, 8 Juni 2026

Harga Cabai di Bengkulu

Harga Cabai Rawit di Seluma Bengkulu Kembali Turun, Kini Rp 45 ribu per Kilogram

Harga cabai rawit di Kabupaten Seluma yang sempat melonjak tinggi di minggu pertama tahun 2025 mencapai Rp 60 ribu per kilogram, kini turun.

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Yunike Karolina
Yayan Hartono/TribunBengkulu.com
Harga cabai rawit di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu kembali turun, saat ini Rp 45 ribu per kilogram. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Harga cabai rawit di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu yang sempat melonjak tinggi di minggu pertama tahun 2025 mencapai Rp 60 ribu per kilogram, kini turun.

Kadis Perindagkop UKM Seluma Wanharudin melalui Pengawas Perdagangan Eilyta Prisi mengatakan saat ini harga cabai rawit ini telah turun menjadi Rp 45 ribu perkilogram.

"Mulai kemarin (14/1/2025) harga cabai rawit ini kembali turun Rp 15 ribu. Sebelumnya Rp 60 ribu kini Rp 45 ribu perkilogram," kata Eilyta Prisi, dikonfirmasi Rabu pagi (15/1/20245). 

Turunnya harga cabai rawit ini kata Eilyta Prisi dikarenakan petani mulai masuk musim panen. Sehingga stok mulai melimpah di pasaran yang ada di Seluma.

"Turunnya harga cabai rawit ini karena petani kita mulai masuk musim panen, jadi stok mulai melimpah," jelas Eilyta Prisi. 

Diperkirakan harga cabai rawit ini akan bertahan bahkan masih bisa berpeluang turun sampai memasuki bulan ramadhan nanti ucap Elyta Prisi. Jika nantinya ada kenaikan tidak akan terlalu tinggi.

"Kami akan terus berusaha untuk menstabilkan harga ini. Kami akan koordinasikan ke Disperindag Provinsi jika nantinya harga terkhusus bapok ini naik ke jelang puasa dan lebaran idul fitri nantinya," beber Eilyta Prisi.

Baca juga: 7 Kecamatan Waspada Hujan dan Angin Kencang, Prakiraan Cuaca Seluma Bengkulu Hari Ini

Harga Cabai Merah Juga Naik

Jika sebelumnya harga cabai merah per kilogramnya mencapai Rp 60 ribu, hari ini Senin (13/1/2025) turun menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian perdagangan koperasi dan UKM (Disperindag kop UKM) Seluma Wanharudin melalui pengawas perdagangan Elyta Prisi mengatakan, turunnya harga cabai merah keriting karena petani mulai memasuki musim panen pertama awal tahun 2025.

"Turun lagi harga cabai merah keriting karena petani mulai panen. Saat ini harga cabai merah keriting ini Rp 50 ribu atau turun Rp 10 ribu dari harga sebelumnya Rp 60 ribu per kilogram," kata Elyta Prisi dikonfirmasi Senin pagi (13/1/2025).

Harga ini lanjut Elyta Prisi, diprediksi akan stabil selama musim panen berlangsung. Namun kembali akan mengalami kenaikan jelang atau mendekati bulan suci ramadhan 1446 Hijriah. 

"Selama musim panen ini harga cabai merah keriting ini stabil bahkan masih bisa turun lagi. Tapi jelang puasa akan naik lagi, karena kebutuhan masyarakat meningkat saat itu," jelas Elyta Prisi. 

Sebagai antisipasi kata Elyta Prisi, saat harga turun ini masyarakat bisa stok atau menyimpan untuk persiapan puasa Ramadan.

Sehingga jika harga naik nantinya tidak menambah beban pengeluaran yang sering membengkak saat puasa. 

"Saran kami saja, antisipasi harga cabai ini naik lagi, masyarakat bisa stok untuk persiapan puasa. Jadi sedikit mengurangi beban pengeluaran yang biasanya membengkak saat puasa," saran Elyta Prisi. 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved