Kamis, 11 Juni 2026

Kasus Pembunuhan Aktor Sandy Permana

Sadisnya Nanang Gimbal Kejar Sandy Permana Saat Berusaha Selamatkan Diri, Ditusuk Berkali-kali 

Sadisnya Nanang Gimbal kejar Sandy Permana saat terluka dan berusaha selamatkan diri malah ditusuk berkali-kali.

Tayang:
Editor: Rita Lismini
TribunBengkulu
Foto Nanang Gimbal dan jasad Sandy permana. Sadisnya Nanang Gimbal Kejar Sandy Permana Saat Berusaha Selamatkan Diri, Ditusuk Berkali-kali 

"Sedangkan si korban, menurutu versi tersangka ini agak tempramen, jadi suka pemarah ini menurut versi si korban. Kami akan lakukan pendalaman lebih lagi untuk memastikan kembali, agar tidak menjadi persepsi. Ini kami masih melakukan pendalaman dari versi pelaku," katanya.

Hal tersebut terbukti pada Minggu (12/1/2025) saat Sandy melintas depan rumah Nanang.

Tanpa tedeng aling-aling Sandy Permanan melempat tatapan sinis, ia bahkan sampai meludah ke arah Nanang.

"Saat melintas si korban ini melihat secara sinis terhadap tersangka, disertai meludah ke arah tersangka di situlah emosinya langsung keluar langsung berlari mengambil pisau di kandang ayam mengejar korban langsung melakukan penusukan," kata Kombes Wira Satya Triputra.

Foto Nanang Gimbal dan jasad Sandy permana. Sadisnya Nanang Gimbal Kejar Sandy Permana Saat Berusaha Selamatkan Diri, Ditusuk Berkali-kali
Foto Nanang Gimbal dan jasad Sandy permana. Sadisnya Nanang Gimbal Kejar Sandy
Permana Saat Berusaha Selamatkan Diri, Ditusuk Berkali-kali (TribunBengkulu)

Motif Pembunuhan 

Akhirnya motif pembunuhan terkait kasus pembunuhan aktor Sandy Permana terungkap dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Kamis (16/1/25). 

Santer kabar bahwa Nanang Gimbal nekat membunuh Sandy Permana lantaran kesal ditegur saat sedang memangkas pohon. 

Ramai juga kabar bahwa perseteruan keduanya bermula dari rapat desa yang tak terima saling mengeluarkan pendapat hingga berujung cekcok. 

Kini motif yang sebenarnya kasus pembunuhan Sandy Permana tersebut menemukan titik terang. 

Rupanya motif pembunuhan bermula dari perasaan sakit hati Nanang yang merasa direndahkan oleh Sandy.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya.  

"Pelaku atau tersangka sakit hati karena merasa direndahkan oleh korban dengan cara melihat ke arah tersangka secara sinis dan korban meludah ke arah tersangka," terang  Kombes Wira Satya dikutip dari Kompastv, Kamis (16/1/25). 

Nanang Gimbal yang merasa tak terima  tersebut muncul lah niat jahat untuk membunuh Sandy. 

Nanang menyerang Sandy yang masih berada di atas motornya.

Tanpa ragu, Nanang menusuk bagian perut Sandy dengan pisau tersebut.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved