Selasa, 14 April 2026

Demo di Kantor Bupati Bengkulu Utara

Reaksi Kades Tanjung Karet Bengkulu Utara Usai Didemo Warga Minta Dipecat

Kepala Desa (Kades) Tanjung Karet, Kecamatan Air Besi, Kabupaten Bengkulu Utara, Sarkawi menanggapi terkait puluhan warganya yang melakukan aksi demo.

Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Hendrik Budiman
M. Bima Kurniawan/TribunBengkulu.com
Kepala Desa (Kades) Tanjung Karet, Kecamatan Air Besi, Kabupaten Bengkulu Utara, Sarkawi menanggapi terkait puluhan warganya yang melakukan aksi demo di Kantor Bupati Bengkulu Utara, pada Kamis (23/1/2025).  

Oleh sebab itu ia menyampaikan bahwa Pemkab Bengkulu Utara tentu merespon terhadap tuntutan dari masyarakat  

"Masyarakat Desa Tanjung Karet yang merasa ketidakpuasan terhadap kepemimpinan kepala desa, dengan membuat laporan tertulis yang sudah disampaikan oleh masyarakat melalui surat yang kami terima usai rapat tadi," jelas Bari. 

Pihaknya akan menindak lanjuti terkait laporan yang disampaikan oleh masyarakatnya tersebut. 

"Ini akan kita lakukan verivikasi, investigasi  dan pemeriksaan oleh OPD yang membidangi, kemudian akan kita laporkan kepada bupati terkait dengan hasil laporan yang disampaikan oleh masyarakat Desa Tanjung Karet," pungkas Bari. 

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Nopri Anto Silaban mengungkapkan sudah pernah dilakukannya audit terkait kinerja kepala desa tersbut. 

"Sudah pernah diaudit tahun 2024," ungkap Nopri. 

Hasik dari audit tersebut juga telah disampaikan kepada pihak-pihak terkait.

Kemudianuntuk tindak lanjut terkait hasil laporan masyarakat akan dipelajari terlebih dahulu oleh pihaknya. 

"Berdasarkan surat yang mereka sampaikan akan kami pelajari dulu, sesuai dengan fakta-fakta sehingga layak atau tidak dilakukan audit kembali," jelas Nopri. 

Disisi lain, Kepala DPMD Rahmat Hidayat menangapi terkait aksi masyarakat Desa Tanjung Karet. 

"Tentu terkait hal tersebut kita akan jalankan sesuai dengan regulasi yang ada dalam menyelesaikan konflik ataupun tuntutan dari masyarakat Desa tanjung karet," ucap Rahmat. 

Ia menerangkan berdasarkan regulasi kegiatan tersebut tidak akan mengganggu proses pencairan dana desa. 

"Secara regulasi untuk proses kegiatan dana desa tetap berjalan, karena ini laporan ketidakpuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Kades, saya rasa tidak mengganggu," pungkas Rahmat.

Tuntutan Warga

Puluhan warga Desa Tanjung Karet melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Bengkulu Utara, pada Kamis pagi (23/1/2025) sekitar pukul 09.20 WIB. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved