Demo di Kantor Bupati Bengkulu Utara
Reaksi Kades Tanjung Karet Bengkulu Utara Usai Didemo Warga Minta Dipecat
Kepala Desa (Kades) Tanjung Karet, Kecamatan Air Besi, Kabupaten Bengkulu Utara, Sarkawi menanggapi terkait puluhan warganya yang melakukan aksi demo.
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Hendrik Budiman
Berdasarkan pantauan TribunBengkulu.com di lapangan, tampak sekitar 50 orang berkumpul diiringi dengan beberapa orasi.
Warga melakukan unjuk rasa untuk meminta pemerintah menindak Kepala Desa (Kades) Tanjung Karet Sarkawi yang diduga telah meyalahgunakan kekuasaannya.
Kordinator Aksi Arman dan Fiki Alamsyah perwakilan pemuda menyampaikan di depan massa aksi bahwa ingin kadesnya segera dipecat karena dugaan menyalahgunakan kekuasaan.
"Pecat Kades kami, Pecat Sarkawi," teriak warga.
Tak berselang lama saat melakukan demo, perwakilan massa diminta masuk ke kantor Bupati melakukan mediasi dengan pihak Pemkab Bengkulu Utara yang dihadiri Plt Asisten I Bari Oktari, Kepala DPMD Rahmat Hidayat, Inspektur Inspektorat, Noprianto Silaban dan Kepala Badan Kesbangpol, Suryadi SSTP MSi serta Camat Air Besi, Syahru Ramadan.
Berikut Poin Tuntutan Massa Aksi:
1. Kami menduga, Kades Tanjung Karet menjual dua aset negara yaitu jalan rabat beton yang berukuran 200 M dan 500 M.
2. Kami menduga, menyalurkan BLT tidak tepat sasaran.
3. Kami menduga, Kades tidak menepati janji sebelum menjadi Kades yaitu :
A. Membangun 2 masjid di Desa Tanjung Karet secara sempurna dan baik
B. Memberi 10 dus air mineral setiap ada musibah dan pesta pernikahan.
4. Kami menduga, Kades melakukan Nepotisme yaitu,
A. Memaksa perangkat desa mengundurkan diri dan mengangkat istri dari kakak dan adik iparnya.
B. Memberhentikan guru ngaji dan digantikan mertuanya sendiri.
5. Kami menduga, Kades melakukan kebijakan tidak sesuai.
A. Kami menduga Kades menyuruh ibu Eka Putri selaku bendahara PKK mengiyakan semua dari inspektorat.
B. Kami menduga Kades membagikan bantuan beras dari bulog tidak sempurna dibagikan kepada KPM yang seharusnya menerima, namun dibagikan per KK sampai perangkat dan Kepala Desa juga menerima.
6. Kami menduga, kades melakukan pungli ketika waktu pengangkatan perangkat Desa Tanjung Karet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Sarkawi.jpg)