Kamis, 4 Juni 2026

Mayat dalam Koper di Ngawi

Permintaan Keluarga Uswatun, Mayat Dalam Koper di Ngawi, Minta Kaki dan Kepala Korban Diserahkan 

Nur Khalim ayah kandung Uswatun, mayat wanita dalam koper di Ngawi minta kaki dan kepala putrinya diserahkan. 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
TRIBUNBENGKULU.COM
Kolase foto Ayah Uswatu (Kiri), Uswatun (Tengah), Pelaku (Kanan). Permintaan Keluarga Uswatun, Mayat Dalam Koper di Ngawi, Minta Kaki dan Kepala Korban Diserahkan 

TRIBUNBENGKULU.COM - Nur Khalim ayah kandung Uswatun, mayat wanita dalam koper di Ngawi minta kaki dan kepala putrinya diserahkan. 

Diketahui, kepala Uswatun ditemukan di wilayah Jurug Bang, Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, pada Minggu (26/1/2025) pagi sekira pukul 08.00 WIB.

Sementara potongan kaki Uswatun ditemukan pada Minggu dini hari di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.

Penemuan potongan tubuh Uswatun berhasil ditemukan usai pelaku ditangkap oleh Polda Jatim.

Kini ayah kandung Uswatun, Nur khalim meminta agar organ tubuh anaknya yang telah ditemukan segera dapat diserahkan ke pihak keluarga untuk dikuburkan dalam satu liang dengan badan korban yang telah lebih dulu dimakamkan.

“Harapannya segera bisa dimakamkan dijadikan satu,” tutur Nur Khalim, dikutip TribunBengkulu.com, Selasa (28/1/2025). 

Ditanya tentang pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap UK, Khalim mengaku tidak begitu mengenal pelaku yang pernah memperkenalkan diri dengan nama Anto.

Korban, kata Khalim, pertama kali memperkenalkan pelaku kepada dirinya sekitar tiga tahun yang lalu sebagai suami siri korban.

“Iya. Dikenalkan sebagai suami siri. (Tapi) Saya tidak merasa pernah diminta menjadi wali nikah. Jadi ya saya berontak waktu itu,” tutur dia.

Dalam setahun, kata Khalim, UK mengajak pelaku ke Blitar sebanyak sekitar tiga kali.

Namun, belakangan pelaku cukup lama tidak datang ke Blitar bersama UK.

“Biasanya kalau ke Blitar diajak tidur di rumah saya di (Kelurahan) Bence. Akhir-akhir sudah hampir satu tahun tidak ketemu dia,” ujar dia.

Meski telah enam kali atau lebih bertemu pelaku, kata Khalim, dirinya merasa tidak begitu mengenal sosoknya lantaran hampir tidak pernah terlibat obrolan dengan pelaku.

Sebagaimana diketahui, jasad tanpa organ kepala dan kaki ditemukan dalam koper di selokan Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Kamis, 23 Januari 2025, lalu.

Bukan Suami Siri

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved