Mayat dalam Koper di Ngawi
Permintaan Keluarga Uswatun, Mayat Dalam Koper di Ngawi, Minta Kaki dan Kepala Korban Diserahkan
Nur Khalim ayah kandung Uswatun, mayat wanita dalam koper di Ngawi minta kaki dan kepala putrinya diserahkan.
TRIBUNBENGKULU.COM - Nur Khalim ayah kandung Uswatun, mayat wanita dalam koper di Ngawi minta kaki dan kepala putrinya diserahkan.
Diketahui, kepala Uswatun ditemukan di wilayah Jurug Bang, Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, pada Minggu (26/1/2025) pagi sekira pukul 08.00 WIB.
Sementara potongan kaki Uswatun ditemukan pada Minggu dini hari di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.
Penemuan potongan tubuh Uswatun berhasil ditemukan usai pelaku ditangkap oleh Polda Jatim.
Kini ayah kandung Uswatun, Nur khalim meminta agar organ tubuh anaknya yang telah ditemukan segera dapat diserahkan ke pihak keluarga untuk dikuburkan dalam satu liang dengan badan korban yang telah lebih dulu dimakamkan.
“Harapannya segera bisa dimakamkan dijadikan satu,” tutur Nur Khalim, dikutip TribunBengkulu.com, Selasa (28/1/2025).
Ditanya tentang pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap UK, Khalim mengaku tidak begitu mengenal pelaku yang pernah memperkenalkan diri dengan nama Anto.
Korban, kata Khalim, pertama kali memperkenalkan pelaku kepada dirinya sekitar tiga tahun yang lalu sebagai suami siri korban.
“Iya. Dikenalkan sebagai suami siri. (Tapi) Saya tidak merasa pernah diminta menjadi wali nikah. Jadi ya saya berontak waktu itu,” tutur dia.
Dalam setahun, kata Khalim, UK mengajak pelaku ke Blitar sebanyak sekitar tiga kali.
Namun, belakangan pelaku cukup lama tidak datang ke Blitar bersama UK.
“Biasanya kalau ke Blitar diajak tidur di rumah saya di (Kelurahan) Bence. Akhir-akhir sudah hampir satu tahun tidak ketemu dia,” ujar dia.
Meski telah enam kali atau lebih bertemu pelaku, kata Khalim, dirinya merasa tidak begitu mengenal sosoknya lantaran hampir tidak pernah terlibat obrolan dengan pelaku.
Sebagaimana diketahui, jasad tanpa organ kepala dan kaki ditemukan dalam koper di selokan Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Kamis, 23 Januari 2025, lalu.
Bukan Suami Siri
Permintaan Keluarga Uswatun
Rochmat Pelaku Mutilasi Uswatun
Pembunuhan Uswatun Khasanah
Uswatun Khasanah
Rochmat Tri Hartanto
Motif pembunuhan mayat dalam koper
Mayat Dalam Koper di Ngawi
| Rekaman CCTV Terbaru Patahkan Alibi Antok, Pelaku Mutilasi Uswatun Mayat Dalam Koper di Ngawi |
|
|---|
| Fakta Baru Kasus Mutilasi Uswatun Mayat Dalam Koper di Ngawi, Rekaman CCTV Bongkar Kebohongan Antok |
|
|---|
| Antok Ceritakan Kronologi Pembunuhan Uswatun Kekasih Gelapnya, Mutilasi Mayat Dalam Koper di Ngawi |
|
|---|
| Sadisnya Rohmad Mutilasi Uswatun Mayat Dalam Koper Merah di Ngawi, Eksekusi Korban Selama 3,5 Jam |
|
|---|
| Tangis Rohmad usai Bunuh dan Mutilasi Uswatun, Bela Anak Berujung Mendekam di Sel Tahanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Permintaan-Keluarga-Uswatun-Mayat-Dalam-Koper-di-Ngawi-Minta-Kaki-dan-Kepala-Korban-Diserahkan.jpg)