Sabtu, 6 Juni 2026

Menteri Kabinet Prabowo

Daftar Menteri Bikin Heboh 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran, Sinyal Reshufle Kabinet Menguat

Daftar menteri yang bikin heboh dan menuai kontroversi dalam 100 hari kerja pemerintahan Prabowo-Gibran.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Kolase Instagram @yandri_susanto, KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM dan KOMPAS.com/FREDERIKUS TUTO KE SOROMAKING
MENTERI KABINET PRABOWO - Kolase foto Menteri Desa Yandri Susanto (kiri), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah) dan Menristekdikti Satryo Soemantri (kanan) diambil, Kamis (6/2/2025). Daftar menteri yang bikin heboh dan menuai kontroversi dalam 100 hari kerja pemerintahan Prabowo-Gibran. 

Sehingga Mayor Teddy tidak perlu pensiun dini dari dinas aktif keprajuritan TNI.

Sebab, posisi Seskab maupun Mensesneg tidak termasuk ke dalam jabatan sipil sebagaimana ketentuan Pasal 47 ayat (2) UU TNI.

4. Menteri Natalius Pigai

Menteri HAM Natalius Pigai mengungkapkan pernyataan kotroversial terkait anggaran. 

Ia menyebut harusnya anggaran untuk Kementerian HAM bukan cuma Rp 60 miliar namun Rp 20 triliun. 

Baca juga: Kekayaan Natalius Pigai Menteri HAM, Satu-satunya Menteri Nyetir Sendiri dan Tinggal di Kontrakan

"Kalau negara punya kemampuan, maunya (anggaran untuk Kementerian HAM) di atas Rp 20 triliun. Pigai bisa bangun, jangan anggap saya remeh. Saya ini orang pekerja lapangan di HAM. Saya bisa kalau negara punya anggaran," kata Pigai, Senin (21/10/2024). 

5. Menteri Satryo Soemantri 

Menteri Satryo Brodjonegoro dikepung hingga demo ASN di lobi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Dalam rekaman video yang beredar mobil dengan plat RI 23 itu dikepung puluhan orang yang ingin menyampaikan aspirasinya.

Namun, saat dikepung puluhan orang mobil tersebut tampak terus melaju tanpa menghiraukan orang yang berkumpul itu.

Spanduk protes terbentang 'Bukan Babu Keluarga' di Kemendiktisaintek, apakah singgung Menteri Satryo Brodjonegoro dan istri?.

Baca juga: Menteri Satryo Soemantri Akui Sudah Lapor Prabowo Lewat Mayor Teddy Soal Demo Pegawai Kemendikti

Spanduk tersebut bertuliskan: "Pak Presiden Selamatkan kami dari Menteri Pemarah, Suka Main Tampar, dan Main Pecat."

Lalu ada juga spanduk bertuliskan " Institusi Negara Bukan Perusahaan Pribadi Satryo dan Istri!"

Kemudian ada yang bertuliskan "Kami ASN dibayar Negara Bekerja Untuk Negara. Bukan Babu Keluarga"

Spanduk itu dipasang di depan Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. 

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved