Selasa, 9 Juni 2026

Prabowo Efisiensi Anggaran, 3 Jurnalis TVRI Kena Imbas: Anak Makan Gratis Tapi Ortunya Gak Makan

Heboh lembaga Penyiaran Publik TVRI dan RRI merumahkan para kontributor dan pegawai kontrak di berbagai daerah. 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
TikTok @adhityaputratama dan Twitter @partaisocmed
EFISIENSI ANGGARAN - Tangkapan layar jurnalis TVRI bernama Adhit (kiri) dan netizen (kanan) yang curhat setelah dirumahkan imbas efisiensi anggaran, Rabu (12/2/2025). Prabowo efisiensi anggaran, 3 Jurnalis TVRI kena imbas singgung anak makan gratis tapi ortunya gak makan. 

Adik Aab saat ini tengah menempuh pendidikan sarjana di Universitas Bengkulu.

Selama ini Aab selalu memberikan seluruh honornya untuk biaya kuliah sang adik.

"Adik saya semester VII sudah skripsi, saya kuliahkan dia dari hasil kerja di TVRI. Namun kalau terkena efisiensi, saya tidak tahu bagaimana nasib kuliah adik saya. Dengan imbas efisiensi, semua seperti berantakan. Kuliah adik saya terancam," pungkas Aab.

Lantaran hal tersebut, Aab terpaksa kembali bekerja membantu orang tua angkatnya.

"Sebelum di TVRI, saya masih bergantung pada orang tua angkat. Di TVRI saya bisa mandiri. Namun imbas efisiensi sepertinya saya kembali bergantung pada orang tua angkat, bantu di bengkel dan buat papan bunga," ujar Aab.

Kini muncul rumor bahwa efisiensi anggaran disebut dialihkan untuk program makan bergizi gratis untuk anak sekolah.

Selanjutnya, curhatan pegawai TVRI yang ikut kena imbas efisiensi anggaran juga diungkap di akun Twitter @partaisocmed.

Dalam chat melalui akun tersebut, netizen yang mengaku sebagai pegawai TVRI itu mengurai perasaannya setelah terkena imbas efisiensi anggaran.

Kini ia resmi dirumahkan alias kehilangan pekerjaan.

"Akibat dari pemangkasan anggaran tersebut juga berimbas kepada tenaga honorer yang beberapa K/L salah satunya adanya TVRI. Saya salah satu kontributor berita di stasiun TVRI daerah juga terkena imbasnya. Saat ini kami dirumahkan karena tidak ada anggaran untuk pembayaran berita yang kami kirimkan seperti biasanya. Kami kehilangan pekerjaan," tulis salah seorang netizen mengaku sebagai jurnalis TVRI.

Lebih lanjut, ia pun mengurai sindiran terkait dengan program makan bergizi gratis yang diciptakan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurutnya, program tersebut mengorbankan nasib ribuan pegawai TVRI yang terpaksa dirumahkan alias tidak lagi punya gaji.

"Program makan bergizi gratis nyatanya membuat ribuat orang juga kehilangan pekerjaannya. Seluruh kontributor TVRI, LKBN, Antara dan RRI saat ini dibekukan dan kehilangan pekerjaan. Anak-anaknya makan gratis tapi orang tuanya gak makan," sambungnya.(*) 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved