Kamis, 23 April 2026

Efisiensi Anggaran di Bengkulu

Efisiensi Anggaran, Bupati Kepahiang Terpilih Sebut Belum Berdampak ke Program Prioritasnya

Bupati Kepahiang Bengkulu terpilih Zurdi Nata menyebutkan pemangkasan anggaran di tahun 2025 ini belum berpengaruh untuk program prioritasnya.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
EFISIENSI ANGGARAN - Bupati Kepahiang terpilih Zurdi Nata saat diwawancara soal efisiensi anggaran, Jumat (14/2/2025). Ia mengatakan program prioritas akan tetap berjalan di tahun 2026 nanti, meski ada pemangkasan anggaran tahun 2025. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Bupati Kepahiang terpilih Zurdi Nata menyebutkan pemangkasan anggaran di tahun 2025 ini belum berpengaruh untuk program prioritasnya sebagai bupati baru.

Dijelaskan Nata, program prioritasnya baru akan berjalan di tahun 2026 nanti. Sementara, APBD untuk tahun 2025 ini telah ketuk palu sebelum Pilkada 2024 kemarin.

"Jadi, untuk program prioritas saya, belum masuk di APBD tahun 2025," kata Zurdi Nata kepada TribunBengkulu.com, Jumat (14/2/2025).

Beberapa program prioritas yang sebelumnya telah disusun, seperti revitalisasi taman kota Kepahiang, ditegaskan akan tetap berjalan di tahun 2026 nanti.

Begitu juga dengan program prioritas lain, juga akan berjalan mulai tahun 2026.

Meski demikian, sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, Pemkab Kepahiang akan mendukung dan sejalan dengan pemerintah pusat, serta pada tahun ini akan melakukan efesiensi belanja daerah.

Beberapa belanja yang dinilai tidak urgensi, seperti perjalanan dinas atau kegiatan yang bersifat seremonial, akan dikurangi.

Salah satu contohnya adalah Pemkab Kepahiang tidak lagi akan mengadakan atau mengikuti expo di Jakarta Convention Center (JCC) di Jakarta. Biasanya, event ini diikuti Pemkab Kepahiang setiap tahun.

"Itu saya sampaikan tadi, expo JCC kita potong. Karena tidak ada outputnya," ujar Zurdi Nata.

Untuk efisiensi anggaran yang lain, Pemkab Kepahiang juga masih menunggu petunjuk lanjutan.

Nantinya, akan ada petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), apa saja poin-poin efesiensi yang harus dilakukan.

Ketua DPRD Kepahiang, Gregory Dayefiandro atau Igor mengatakan pemangkasan anggaran di Kepahiang senilai lebih Rp 70 miliar lebih, atau hampir Rp 71 miliar.

Akibat pemangkasan ini, semua belanja yang bersifat rehabilitasi, pemeliharaan, dan pembangunan infrastruktur dihilangkan, atau menjadi nol.

Ini termasuk beberapa rencana pembangunan jalan di Kepahiang, seperti tiga ruas jalan menuju waterpark yang ada di Kecamatan Kabawetan.

"Semua dibatalkan, yang bersifat infrastruktur," ujar Igor.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kepahiang Bengkulu Hari Jumat 14 Februari 2025, Berawan dan Hujan Ringan

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved