Kamis, 4 Juni 2026

Berita Seluma

Teddy Rahman Kumpulkan TAPD Usai Retret, Pertanyakan Proyek DAK DAU Terutang di Seluma Bengkulu

Terutangnya proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2024 menjadi perhatian serius Bupati Seluma.

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Yunike Karolina
Yayan Hartono/TribunBengkulu.com
UTANG PROYEK - Bupati Seluma Teddy Rahman. Proyek DAK dan DAU 2024 terutang menjadi perhatian serius Bupati Seluma Teddy Rahman. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Terutangnya proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2024 menjadi perhatian serius Bupati Seluma Teddy Rahman.

Usai retret kepala daerah, bupati akan memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). 

"Ini menjadi perhatian serius saya, kok bisa proyek DAK dan DAU ini terutang. Usai retret saya akan kumpulkan TAPD untuk mempertanyakan ini," kata Teddy Rahman dikonfirmasi Selasa siang (25/2/2025). 

Terutangnya proyek DAK dan DAU ini lanjut bupati, menimbulkan tanda tanya besar. Sebab anggaran DAK dan DAU ini telah tuntas disalurkan Kementerian Keuangan pada 17 Desember 2024.

"Seharusnya tidak ada permasalahan lagi. Karena anggaran proyek DAK dan DAU ini langsung dari pemerintah pusat, bukan APBD," ujar Teddy Rahman

Ia sudah mendapat laporan ujar Teddy, jika pembayaran proyek terutang ini masih menunggu Dana Bagi Hasil (DBH).

Teddy menegaskan DBH tidak bisa digunakan untuk membayar proyek DAK dan DAU yang terutang. 

"DBH ini merupakan PAD, jangan gunakan untuk membayar proyek DAK dan DAU terutang. Mohon ini menjadi perhatian terkhusus untuk BKD," jelas Teddy Rahman.

Teddy meminta legislatif ikut mengawasi, agar penggunaan anggaran ini tidak salah peruntukan. Semua tepat sasaran, sesuai dengan sumber anggaran yang dialokasikan. 

"Kolaborasi dengan DPRD, kita sama-sama awasi anggaran ini. Jangan sampai anggaran ini salah peruntukan apalagi di selewengkan," beber Teddy Rahman.

Baca juga: 1 Desa 1 Hektare Lahan Jagung di Seluma Bengkulu, Dukung Program Astacita Presiden

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved