Jumat, 5 Juni 2026

Berita Seluma

Pertanyakan Proyek Belum Dibayar, Kontraktor Datangi Kantor Bupati Seluma Bengkulu 

Sejumlah kontraktor mendatangi kantor Bupati Seluma, Provinsi Bengkulu mempertanyakan pembayaran utang proyek 2024, Rabu (5/3/2025).

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Yunike Karolina
Yayan Hartono/TribunBengkulu.com
UTANG PROYEK - Kadis PUPR Seluma M. Saipullah saat mengantarkan sejumlah kontraktor menemui Wakil Bupati Seluma Gustianto, Rabu siang (5/3/2025). Kontraktor ini mempertanyakan utang proyek DAK dan DAU tahun 2024 yang hingga saat ini belum dibayar Pemkab Seluma. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Sejumlah kontraktor mendatangi kantor Bupati Seluma, Provinsi Bengkulu mempertanyakan pembayaran utang proyek 2024, Rabu (5/3/2025).

Terutangnya proyek fisik DAK dan DAU tahun anggaran 2024 meninggalkan polemik bagi bupati dan wakil bupati Seluma Teddy Rahman-Gustianto yang baru saja dilantik dan menjabat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Seluma M. Saipullah mengatakan, awalnya kontraktor ini mendatangi Kantor PUPR mempertanyakan proyek yang masih terutang ini. 

"Tadi para kontraktor ini menemui saya di kantor mempertanyakan proyek terhutang ini. Langsung saya bawa menghadap Wabup, biar jelas," jelas M. Saipullah, Rabu siang (5/3/2025). 

M Saipullah menjelaskan, total proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) terutang di Dinas PUPR mencapai Rp 20 miliar.

Seharusnya pembayaran proyek ini selesai akhir Desember 2024, namun tidak dapat ditindaklanjuti oleh Badan Keuangan Daerah (BKD). 

"Semua berkas pembayaran sudah disampaikan ke BKD sejak November 2024 lalu. Tapi belum juga ditindaklanjuti oleh BKD," kata M. Saipullah. 

Terpisah Wakil Bupati Seluma H. Gustianto mengatakan belum dapat memutuskan.

Ia akan memanggil tim anggaran untuk mencari keterangan banyaknya proyek terutang di tahun 2024 ini. 

"Saya belum bisa memutuskan ini, saya akan panggil dulu TPAD yang mengurus ini. Saat ini TAPD ini lagi diperiksa BPK, jadi tunggu dulu hingga pemeriksaan selesai. Baru kita akan panggil untuk mempertanyakan ini," jelas wabup. 

Baca juga: Tingkatkan PAD, Bupati Wacanakan Rumah Singgah Milik Pemkab Seluma di Duren 3 Dijadikan Hotel

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved