Apakah Driver Ojol Mendapat THR di Tahun 2025? Begini Penjelasan dari Masing-Masing Aplikator
Menjelang hari raya idul fitri 1446 Hijriah, banyak yang mempertayakan tentang tunjangan hari raya, termasuk para driver ojek online (ojol).
TRIBUNBENGKULU.COM - Apakah driver ojek online (ojol) mendapat THR di tahun 2025?
Pertanyaan tersebut merupakan salah satu pertanyaan yang sering dipertanyakan oleh para driver saat ini.
Namun sayangnya, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai apakah driver Ojol mendapat THR atau tidak.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengusulkan agar tunjangan hari raya (THR) untuk pengemudi ojek online (ojol) diberikan oleh perusahaan aplikasi ride hailing dalam bentuk uang tunai.
Namun, dia menegaskan masih dibutuhkan lebih banyak waktu untuk memastikan formula akhir untuk pembayaran THR untuk driver ojek online.
"Kita mintanya nanti (THR untuk ojol) adalah dalam bentuk uang tunai," ujar Yassierli dalam konferensi pers di kantor Kemenaker, Jakarta, Rabu (5/3/2025).
Pihaknya saat ini masih terus melakukan finalisasi aturan untuk THR ojol.
Menurut dia, THR untuk ojol merupakan inisiatif kebijakan baru dari pemerintah. Sehingga Kemenaker ingin ada proses meaningful participation dari seluruh pihak terkait.
Yassierli menegaskan, pemerintah bisa saja memaksa aplikator untuk membayar THR driver ojek online. Namun ia tidak mau melakukan itu, karena ingin mengedepankan dialog dan musyawarah.
"Kita (pemerintah) bisa saja memaksakan satu sisi (aplikator wajib memberi THR ojol), tapi sekali lagi yang kita utamakan adalah dialog," kata Yassierli.
"Kita selalu mengutamakan bagaimana dialog. Nah ini kalau ditanya Bu Dirjen, saya sendiri sudah beberapa kali bertemu dan kita ingin memastikan sebelum nanti kita umumkan, kita berharap tidak lama lagi," kata Yassierli.
"Itu adalah hasil dari sebuah musyawarah, dari suatu proses musyawarah, dari kita hadir dengan pengusaha atau aplikatornya dan juga dengan pengemudi online-nya. Ini yang kita harapkan. Saya optimis, tidak lama lagi itu kita akan selesai," ujarnya.
Yassierli mengungkapkan, formula pembayaran THR untuk ojol saat ini masih dibahas. Ia mengakui skema pembayaran merupakan hal yang kompleks karena terkait aplikasi jasa online.
Dengan demikian, perlu waktu untuk memastikan formula yang diambil nantinya sesuai untuk driver maupun penyedia jasa aplikator.
"Itu yang sebagai bagian dari yang sedang kita bahas sekarang. Jadi mencari formula yang kemudian bisa mengcover kompleksitas tadi. Jadi kompleksitasnya itu dari jenis angkutannya, layanannya, kemudian jam kerjanya," paparnya.
| Akhirnya Terjawab Siapa Ojol yang Temui Gibran: Gojek, Grab, Maxim Buka Suara, Beda dengan Asosiasi |
|
|---|
| Kisruh Driver Online Vs Pelanggan di Sleman: 3 Orang Jadi Tersangka, Termasuk 'Mas-mas Pelayaran' |
|
|---|
| Terkuak Sosok Kakak Beradik Buang Jasad Bayi ke Masjid Lewat Paket Driver Ojek Online |
|
|---|
| OJOL Wajib Tahu! Ini 4 Syarat Ojol Grab untuk Dapat THR Lebaran 2025, Paling Lambat Diterima H-7 |
|
|---|
| Berapa Besaran THR Ojol Gojek, Maxim dan Grab 2025? Catat Ada Syarat yang Harus Terpenuhi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Apakah-Driver-Ojol-Mendapat-THR-di-Tahun-2025-Begini-Penjelasan-dari-Masing-Masing-Aplikator.jpg)