Senin, 8 Juni 2026

Polisi Tewas saat Grebek Sabung Ayam

BUKAN ORANG BIASA, Pantas Peltu Lubis dan Kopka Basar Tembak Kapolsek & 2 Anggotanya Membabi Buta

Bukan orang biasa, pantas  Peltu Lubis (Dansubramil Negara Batin) dan Kopka Basar (anggota Subramil Negara Batin) menembak Kapolsek dan 2 anggotanya.

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Instagram jktnewss
3 POLISI TEWAS DITEMBAK - Kolase foto pelaku penembakan (Kiri) dan polisi Lampung yang tewas tertembak, Senin (17/03/2025). Bukan orang biasa, pantas Peltu Lubis (Dansubramil Negara Batin) dan Kopka Basarsyah (anggota Subramil Negara Batin) berani menembak Kapolsek dan 2 anggotanya di Lampung. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Bukan orang biasa, pantas  Peltu Lubis (Dansubramil Negara Batin) dan Kopka Basarsyah (anggota Subramil Negara Batin) berani menembak Kapolsek dan 2 anggotanya di Lampung. 

Diketahui, Inspektur Satu (Iptu) Lusiyanto selaku Kapolsek Negara Batin, Brigadir Kepala (Bripka) Petrus Apriyanto, dan Brigadir Dua (Bripda) tewas ditembak saat aksi penggerebekan sabung ayam di Way Kanan, Lampung.  

Lokasi sabung ayam yang digerebek tersebut milik oknum anggota TNI yakni Peltu Lubis dan Kopka Basar.

Aktivitas judi sabung ayam di kawasan tersebut sudah lama meresahkan warga. 

Namun, tidak ada yang berani melarang. 

Penggerebekan arena sabung ayam yang berada di tengah kawasan hutan Register 44 ini dipicu keresahan warga. 

Sebab, judi sabung ayam milik oknum TNI tersebut tetap beroperasi di tengah bulan suci Ramadan 1446 Hijriah. 

Pemilik arena, Kopka Basar, bahkan dengan santai dan cuek mempromosikan jadwal sabung ayam melalui media sosial.

"Tanggal 17, hari Senin, saksikan Leter S. Yang tidak ke sini, nonton live di siaran langsung TVRI," kata Basar dalam promosinya.

Perjudian tersebut memang berada di hutan. 

Di dalam kawasan tersebut ada hutan lindung yang terletak di utara berbatasan dengan Sungai Mesuji. 

Setelah mendapat laporan soal keresahan warga terkait sabung ayam tersebut, Kapolsek Lusiyanto dan 2 anggotanya berencana untuk mengamankan. 

Namun sayangnya, mereka bertiga justru gugur alias tewas tertembak saat menjalankan tugas. 

Kini kedua pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif. 

Lubis pada Senin 17 Maret 2025 lebih dahulu menyerahkan diri. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved