Kamis, 4 Juni 2026

Berita Seluma

Bupati Teddy Rahman Ingatkan Pemilik Pangkalan Elpiji 3 Kilogram di Seluma Bengkulu

Keluhan kelangkaan elpiji subsidi 3 kilogram yang dialami masyarakat menjadi perhatian serius Bupati Seluma Teddy Rahman.

Tayang:
Penulis: Yayan Hartono | Editor: Yunike Karolina
Ilustrasi/Sumber: Dok. Pertamina
ELPIJI 3 KG - Pangkalan resmi LPG 3 kg. Keluhan kelangkaan elpiji subsidi 3 kilogram yang dialami masyarakat di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu menjadi perhatian serius Bupati Seluma Teddy Rahman. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Keluhan kelangkaan elpiji subsidi 3 kilogram yang dialami masyarakat di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu menjadi perhatian serius Bupati Seluma Teddy Rahman.

Bupati Teddy telah memerintahkan Disperindagkop UKM untuk menyelidiki penyebab kelangkaan gas yang disubsidi pemerintah ini.

"Saya harap jika ada oknum yang bermain di sini, segera sadar. Jangan permainkan subsidi pemerintah," ujar Teddy Rahman mengingatkan, Selasa (25/3/2025). 

Lanjut Teddy, ia telah menelusuri permasalahan kelangkaan elpiji 3 kilogram ini. Namun semua normal, mulai dari distributor, penyuplai sampai pengiriman ke pangkalan penyalur. 

"Saya ingatkan kepada pemilik pangkalan, salurkan elpiji subsidi 3 kilogram ini sesuai dan tepat sasaran. Jangan pernah bermain apalagi mengakali," pesan Teddy.

Teddy memastikan akan merekomendasikan pencabutan izin pangkalan, jika terbukti mempermainkan penyaluran elpiji 3 kilogram ini. Selain pencabutan izin, pemilik akan diproses sesuai hukum yang berlaku. 

"Mari kita sama-sama awasi, jika mengetahui ada oknum yang bermain dapatkan buktinya. Saya pastikan akan cabut izin pangkalan yang terbukti mempermainkan penyaluran LPG 3 kilogram ini," beber Teddy Rahman

Sementara itu penelusuran TribunBengkulu.com, pangkalan atau agen penyalur elpiji 3 kilogram ini berperan atas kelangkaan elpiji yang disubsidi pemerintah ini.

Informasi yang didapat, modus permainan ini bekerjasama dengan warung eceran. 

Oleh pangkalan elpiji subsidi 3 kilogram ini diprioritaskan disalurkan ke warung eceran, tentunya dengan harga yang disepakati.

Jika pangkalan menjual langsung ke KPM hanya Rp 19 ribu per tabung sesuai dengan HET, tapi harga bisa lebih tinggi jika dijual ke warung pengecer. 

Baca juga: Bupati Dorong Optimalisasi Lahan-Cetak Sawah di Seluma Bengkulu, Dukung Ketahanan Pangan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved