Kamis, 4 Juni 2026

Polisi Tewas saat Grebek Sabung Ayam

PENGAKUAN Kopda Basarsyah, Sengaja Tembak Mati 3 Polisi di Lampung, Pantas Sempat Pamer Senjata Api

Pengakuan Kopral Kepala (Kopda) bernama Basarsyah, sengaja menembak mati 3 polisi di Lampung pada Senin (17/03/2025). 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Tribun Lampung/Twitter
KASUS JUDI SABUNG AYAM - Kolase foto Kopda Basar, Kapolsek Negara Batin, AKP Anumerta Lusiyanto, dan dua anggotanya yang tewas ditembak mati pada Senin (17/3/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pengakuan Kopral Kepala (Kopda) bernama Basarsyah, sengaja menembak mati 3 polisi di Lampung pada Senin (17/03/2025). 

Kopda Basarsyah menembak tiga anggota polisi hingga tewas saat 17 personel kepolisian melakukan penggerebekan arena sabung ayam di Kampung Karang Manik pada Senin (17/3/2025).

Tiga polisi yang gugur dalam insiden tersebut Kapolsek Negara Batin, AKP Anumerta Lusiyanto, dan dua anggotanya. 

Setelah melalui pemeriksaan di Mako Denpom II/3 Lampung, kini Kopka Basarsyah resmi ditetapkan tersangka. 

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika.

"Jadi sebelumnya warga sipil Z ditetapkan sebagai tersangka duluan, sementara yang terbaru anggota Polisi dari Polda Sumsel bernama Kapri ditetapkan tersangka kasus perjudian," kata Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, saat konferensi pers, Selasa (25/3/2025). 

Polisi lainnya yakni Wayan dari Polres Lamteng saat ini masih berstatus saksi. 

Sehingga tersangka kasus perjudian adalah Bripda KP, Peltu Lubis, dan ZU (sipil).

Adapun tersangka penembakan adalah Kopda B atau Basarsyah.

Disisi lain, Polda Lampung menyatakan satu anggota Polri dari Polda Sumatra Selatan (Sumsel) berinisial Bripda KP atau Kapri turut ditetapkan menjadi tersangka.

"Satu orang anggota Polri dari Polda Sumsel (Sumatera Selatan), yakni Bripda KP, telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan," kata Helmy saat konferensi pers di Mapolda Lampung, Selasa (25/3/2025).

Helmy mengatakan, KP menjadi tersangka atas kasus perjudian sabung ayam yang menjadi lokasi penembakan tersebut.

"KP mengakui mengikuti perjudian itu dan mendapat undangan dari oknum (Kopda B)," kata Helmy.

Selain itu, KP juga ikut mempromosikan agenda sabung ayam yang berujung pada perjudian dan tewasnya tiga anggota polisi itu.

Helmy menuturkan KP mengenal terduga pelaku penembakan yaitu Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah sejak tahun 2018.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved