Berita Lebong

Angin Puting Beliung Hantam Rumah Warga di Lebong Bengkulu, BPBD Serahkan Bantuan Masa Panik

Angin puting beliung merusak rumah Suparno warga Desa Lemeu Kecamatan Uram Jaya Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu, pada Jumat (11/4/2025).

Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com
BANTUAN MASA PANIK - BPBD Lebong menyerahkan bantuan masa panik pasca bencana, pada Minggu (13/4/2025). Rumah milik Suparno (34) warga Desa Lemeu Kecamatan Uram Jaya Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu rusak berat dihantam angin puting beliung. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi 

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Angin puting beliung merusak rumah Suparno warga Desa Lemeu Kecamatan Uram Jaya Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu, pada Jumat (11/4/2025).

BPBD Lebong telah meninjau kerusakan dan memberikan bantuan pasca bencana kepada keluarga terdampak, pada Minggu (13/4/2025). 

Plt Kepala BPBD Lebong Tantawi mengatakan, rumah warga mengalami kerusakan berat terutama pada bagian atapnya.

Memang saat cuaca buruk seperti sekarang ini, rawan terjadi angin kencang atau puting beliung. Bahkan di desa tersebut juga sangat rawan terjadi banjir akibat luapan Sungai Uram. 

"Iya, rawan bencana, baik banjir maupun angin kencang," kata Tantawi. 

Tantawi mengatakan, Pemkab Lebong melalui BPBD Lebong telah memberikan bantuan masa panik kepada korban terdampak.

Bantuan itu berupa sembako pangan dan minuman, kebutuhan perlengkapan dapur, terpal dan makanan siap saji.

Diharapkan bantuan ini dapat membantu meringankan kerugian dan beban dari keluarga terdampak bencana. 

"Tadi kita salurkan bantuan masa panik ke keluarga terdampak, bantuannya mulai dari sembako hingga terpal," lanjut Tantawi. 

Tantawi juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan berhati-hati. Cuaca saat ini membuat bencana alam rawan terjadi.

Baik longsor, banjir hingga angin kencang. Ia mengimbau masyarakat yang rumahnya berada di sekitar aliran sungai dan tebing tanah untuk selalu waspada. 

"Tetap waspada karena bencana bisa terjadi kapan saja," imbuh Tantawi. 

Baca juga: Pendaki Remaja asal Bengkulu Dievakuasi dari Puncak Bukit Kaba Rejang Lebong, Gejala Hipotermia

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved