Senin, 8 Juni 2026

Dokter Lecehkan Pasien di Malang

Usai Heboh Dokter Kandungan di Garut, Kini Oknum Dokter di Malang Diduga Cabuli Pasien

Seorang perempuan berinisial QAR (31) diduga dicabuli oleh oknum dokter di salah satu rumah sakit swasta di Kota Malang, Jawa Timur.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Ilustrasi TribunSumsel.com
DOKTER CABUL - Kolase ilustrasi oknum dokter (kiri) dan Ilustrasi korban pelecehan (kanan). Seorang perempuan berinisial QAR (31) diduga dicabuli oleh oknum dokter di salah satu rumah sakit swasta di Kota Malang, Jawa Timur. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Lagi-lagi dunia kesehatan tercoreng oleh ulah oknum dokter, terbaru seorang dokter di Malang diduga melecehkan pasien usai heboh dokter kandungan di Garut.'

Seorang pasien sebuah rumah sakit di Kota Malang yang mengaku telah mendapat pelecehan dari sang dokter.

Katanya hanya cek saja, namun dokter di salah satu rumah sakit di Kota Malang, justru suruh pasien buka bra.

Tak hanya itu, saat melakukan pengecekan tersebut, sang dokter juga menutup seluruh gorden kamar rawat inap.

Ada aktifitas memegang bagian sensitif pasien serta dokter juga melakukan perekaman menggunakan ponsel.

Pengakuannya itu viral di media sosial dan kini menjadi perhatian publik.

Seperti diberitakan Kompas.com, seorang perempuan berinisial QAR (31) diduga dicabuli oleh oknum dokter di salah satu rumah sakit swasta di Kota Malang, Jawa Timur.

Hal itu diungkapkannya melalui beberapa postingan di media sosial Instagramnya pada Selasa (15/4/2025).

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, QAR mengatakan bahwa peristiwa yang dialaminya terjadi pada September 2022.

Perempuan asal Bandung, Jawa Barat, itu menyampaikan bahwa pada saat itu dirinya sedang berlibur ke Malang.

Namun, saat itu dia mengalami sakit dan pada 26 September 2022 sekitar pukul 01.00 WIB, dini hari. Ia berobat ke Rumah Sakit (RS) Persada Hospital yang berada di Kecamatan Blimbing.

"Saya masuk lewat Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut. Lalu, di situ saya ketemu dengan dokter berinisial YA dan diperiksa, terus sempat diinfus," kata QAR, Rabu (16/4/2025).

Dalam pemeriksaan itu, pasien QAR didiagnosa mengalami sinusitis dan vertigo berat serta harus dilakukan pemeriksaan rontgen.

Hasil rontgen tersebut tidak langsung keluar dan pasien harus menunggu.

Setelah itu, terduga YA mengarahkan QAR ke bagian meja perawat (suster) dan diminta untuk memberikan nomor kontak WhatsApp.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved