Senin, 13 April 2026

Hercules Preman Tak Bisa Mati

Akhirnya Prabowo Ultimatum Soal Huru-Hara Ormas, Hercules Ketar-Ketir Ormas GRIB Jaya Dibubarkan? 

Akhirnya Presiden Prabowo ultimatum soal huru-hara ormas, Hercules ketar-ketir GRIB Jaya dibubarkan? 

Editor: Rita Lismini
Istimewa
PRABOWO DAN HERCULES - Kolase foto Presiden Prabowo Subianto ultimatum soal huru-hara ormas, Hercules ketar-ketir GRIB Jaya dibubarkan, Selasa (06/05/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Akhirnya Presiden Prabowo ultimatum soal huru-hara ormas, Hercules ketar-ketir GRIB Jaya dibubarkan? 

GRIB adalah ormas yang dibentuk oleh Rosario de Marshall atau Hercules pada 2011.

Ormas ini memiliki ratusan ribu anggota yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. 

Selama ini Hercules bukanlah sosok yang asing lagi di dunia premanisme Jakarta. 

Pria asal Timor Leste ini kerap disebut sebagai "raja preman Tanah Abang" dan dikenal luas karena keberaniannya melawan siapa saja, termasuk para jenderal. 

Seperti saat ini, Hercules blak-blakan menantang Jenderal Gatot Nurmantyo

"Saudara Gatot Nurmantyo, Anda, saya tidak takut sama Anda. Saya tidak menghargai Anda," ujar Hercules sambil menunjuk ke arah kamera.

Ia bahkan menyindir bahwa Gatot yang kini bertindak seperti preman karena sudah tidak populer lagi.

"Saya bilang kamu yang preman, kamu bikin action di sini karena gak laku. Kenapa kamu bilang preman, kalau preman kan ada hukumnya," kata Hercules.

Tak hanya terlibat perdebatan sengit dengan Jenderal Gatot Nurmantyo, Hercules juga disebut sampah masyarakat oleh Jenderal kopassus TNI. 

Jenderal Kopassus bintang tiga, Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat juga murka atas tingkah laku Hercules.

Perkataan Hercules yang dinilai menghina Sutiyoso turut membuat Yayat murka.

Bahkan Yayat menyebut jika Hercules takut jika balik kampung halamannya, padahal ngaku preman tak bisa mati.

"Senior atau sesepuh TNI dihina seperti itu, menurut saya itu sudah penghinaan. Dibilang mulutnya sudah bau tanah, sekarang apa yang sudah dilakukan Hercules dan si gendut botak itu untuk negara? Yang ada dia adalah sampah masyarakat, yang ada di membela yang bayar untuk mencari duit dengan melakukan penekanan kepada rakyat, kita tahu lah," kata Yayat Sudrajat dikutip dari Youtube Hersubenu Point, Senin (5/5/2025).

Yayat juga setuju dengan pernyataan Sutiyoso bahwa permasalah ormas harus dievaluasi kembali,

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved