Jumat, 5 Juni 2026

Kurir Paket di Bengkulu Edarkan Narkoba

Modus Operandi Pengedar 1,3 Kilogram Sabu Senilai Miliaran Rupiah di Bengkulu

Modus Operandi Pengedar 1,3 Kilogram Sabu Senilai Miliaran Rupiah di Bengkulu

Tayang:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
NARKOBA - Pers rilis narkoba di Polda Bengkulu Rabu (7/5/2025). Tersangka berinisial JH (30) pengedar 1,3 kilogram narkotika jenis sabu senilai miliaran rupiah di Bengkulu edarkan narkoba dengan 2 modus operandi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Modus operandi yang dilakukan tersangka berinisial JH (30) pengedar 1,3 kilogram narkotika jenis sabu senilai miliaran rupiah di Bengkulu, berhasil diungkap.

Sabu seberat 1,3 kilogram tersebut didapat tersangka JH dari seseorang di Provinsi Jawa Barat, seseorang tersebut mengantar sabu tersebut kepada JH untuk diedarkan di Bengkulu.

Saat menerima sabu seberat 1,3 kilogram tersebut tersangka JA tidak membayar uang sepeserpun kepada pelaku.

Karena berdasarkan perjanjian mereka tersangka akan mendapatkan untung setelah sabu laku terjual.

Ada 2 modus operandi yang dilakukan oleh JH dalam melakukan penjualan narkotika jenis sabu di Bengkulu, pertama melalui perantara kenalannya di Jawa Barat.

JH akan dihubungi oleh kenalannya jika ada pembeli yang mau memesan sabu dan pembeli tersebut akan membeli dengan cara mentransfer sejumlah uang pada kenalan JH di Jawa Barat.

Baca juga: Breaking News: Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Rejang Lebong Bengkulu Diringkus Polisi

Saat ada orderan kepada kenalannya di Jawa Barat itu, JH kemudian akan menyiapkan paket yang dibutuhkan serta mengirimkan paket kepada pembeli dengan sistem peta.

Setelah barang diterima oleh pembeli JH akan menerima upah via transfer dari kenalannya di Jawa Barat tersebut, tergantung dengan jumlah paket yang dipesan pembeli.

"Untuk besaran upahnya berapa yang diberikan kita masih dalami," ungkap Plh Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Bengkulu Kompol David Tanpubolon, Rabu (7/5/2025).

Sedangkan modus operandi kedua, tersangka JH akan menjual sendiri peket sabu tersebut secara mandiri sesuai dengan pesanan pembeli.

Biasanya paket yang dijual langsung oleh JH dilakukan secara peta, dengan memasukkan sabu ke dalam plastik klip bening, yang dimasukkan lagi ke dalam sedotan.

Paket tersebut biasanya dijual oleh tersangka JH dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.

"Untuk uang hasil penjualannya sendiri JH juga tetap harus setor uang kepada kenalannya yang ada Jawa Barat itu," kata David.

Tersangka Residivis

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved