Senin, 8 Juni 2026

Program 100 Hari Kerja Kepala Daerah

Kebijakan 100 Hari Kerja Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Dorong KEK-Misi Swasembada Daging Sapi

Kebijakan 100 Hari Kerja Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Dorong KEK Teluk Tomini-Misi Swasembada Daging Sapi

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
TribunGorontalo.com/Pemprov Gorontalo
KEBIJAKAN GUBERNUR: Foto Wagub Idah Syahidah Rusli (kanan) dan Gubernur Gusnar Ismail (kiri), diambil Senin (19/5/2025). Kebijakan dan program 100 hari kerja yang dilakukan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mendorong pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Teluk Tomini berbasis agro-maritim. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kebijakan dan program 100 hari kerja yang dilakukan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mendorong pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Teluk Tomini berbasis agro-maritim.

Rencana ini mendapat dukungan langsung dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Brian Yuliarto, yang siap mengawal usulan tersebut hingga ke tingkat pusat.

“Saya rasa itu gagasan yang sangat baik. Kalau mungkin, UNG bersama Pemerintah Provinsi bisa mengusulkan KEK, sehingga menjadi laboratorium lapangan yang nyata—pengembangan keilmuan menjadi industri yang riil,” ujar Brian di hadapan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan Rektor UNG, Eduart Wolok.

Ia menyatakan kesediaannya untuk mendampingi langsung pengajuan KEK tersebut ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Kalau perlu nanti kita datang ke Kemenko Perekonomian, saya bersedia mengantar untuk mewujudkan kampus memiliki KEK. Itu akan sangat besar dampaknya, termasuk bagi pendapatan kampus,” tambahnya.

Baca juga: Rekam Jejak dan Harta Kekayaan Gusnar Ismail Gubernur Gorontalo Dilantik Prabowo 20 Februari 2025 

Menurut Brian, kehadiran KEK bukan hanya akan mendongkrak perekonomian lokal.

Lebih dari itu, ini akan menjadikan UNG sebagai kampus berdampak—yang kontribusinya terhadap pembangunan daerah dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Rektor UNG, Eduart Wolok, menyambut baik dukungan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan Teluk Tomini memang telah menjadi fokus strategis UNG dalam beberapa tahun terakhir, termasuk melalui program beasiswa untuk anak-anak nelayan.

“Animo mahasiswa terhadap bidang kelautan meningkat drastis dalam dua tahun terakhir, karena UNG memberikan beasiswa kepada anak-anak nelayan di kawasan pesisir Teluk Tomini. Ini juga menjadi langkah awal dalam memfokuskan pengembangan kawasan tersebut melalui sinergi dengan pemerintah,” ungkap Eduart.

Ia optimistis, rencana KEK Teluk Tomini yang didukung keberadaan Laboratorium Terpadu ini akan menjadi motor pertumbuhan baru di kawasan timur Indonesia, khususnya di sektor agro-maritim.

Acara peresmian Laboratorium Terpadu Teluk Tomini turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo, jajaran Forkopimda, para rektor universitas dari berbagai daerah, serta tamu undangan penting lainnya. 

Misi Swasembada Sapi

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail memaparkan langkah strategis untuk peternakan sapi di Gorontalo saat melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, pada Selasa (06/05/2025) di Jakarta.

Dalam pertemuan hangat dengan Direktur Pakan Ditjen PKH, Nur Saptahidayat, Gubernur Gusnar Ismail mempresentasikan visi besarnya untuk mengembangkan peternakan sapi di Gorontalo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved