Bengkulu Krisis BBM

Stok BBM Mulai Pulih, Pengawas SPBU Ibul Bengkulu Selatan Ungkap Penyebab Antrean Panjang

Antrean panjang BBM di SPBU Ibul, Bengkulu Selatan, terus terjadi. BBM disebut dikirim tiap hari, tapi mengapa tetap terjadi antrean panjang?

Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
SPBU IBUL - Pengawas SPBU Ibul Topan saat berada di SPBU Ibul Bengkulu Selatan, Selasa (27/5/2025). Antrean panjang BBM di SPBU Ibul, Bengkulu Selatan, terus terjadi. BBM disebut dikirim tiap hari, tapi mengapa tetap terjadi antrean panjang? 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Pengawas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ibul, Bengkulu Selatan, Topan, mengungkapkan bahwa antrean panjang kendaraan untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi karena ketidakpastian jadwal kedatangan BBM setiap harinya.

Topan menjelaskan, saat ini pengiriman BBM ke SPBU Ibul dilakukan melalui jalur darat dari Lubuk Linggau. Meski pemesanan dilakukan setiap hari, pihak SPBU tidak dapat memastikan pukul berapa BBM akan tiba di lokasi.

“Setiap hari SPBU Ibul ada pengiriman, tapi karena pengiriman kita dari Lubuk Linggau, bukan dari Pulai Baai Bengkulu, maka saat ini pengiriman terlambat karena jaraknya,” ujar Topan saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Selasa (27/5/2025).

Lebih lanjut, Topan menyebutkan bahwa stok pertalite yang masuk setiap hari berkisar antara 8 hingga 10 ton. 

Namun, penjualan BBM ini sangat cepat habis. 

Dalam satu jam, sebanyak 2 ton pertalite bisa langsung terjual.

“Jadi kalau 8 ton masuk, itu berarti penjualan BBM di SPBU hanya memakan waktu selama 4 jam saja,” beber Topan.

Sementara itu, stok pertamax yang juga masuk sebanyak 8 ton per hari saat ini masih dalam perjalanan. 

Untuk BBM non-subsidi seperti Dexlite dan Turbo, jumlah yang diterima sama yaitu 8 ton. 

Namun, karena harga yang lebih tinggi, pemesanannya hanya dilakukan sekitar sebulan sekali atau setiap tiga minggu.

“Kita pesan itu kalau stok kita sudah habis, berbeda dengan jenis BBM pertalite yang setiap harinya kita lakukan pemesanan,” tegas Topan.

Terakhir, Topan mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan penimbunan BBM.

Ia memastikan bahwa pengiriman BBM ke SPBU Ibul dilakukan setiap hari, meskipun jadwal pastinya tidak bisa diprediksi.

“Maka dari itu masyarakat jangan panik, kami harap masyarakat tidak menimbun BBM karena dipastikan setiap harinya BBM pertalite dan pertamax akan masuk sebanyak 8 ton per hari,” kata Topan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved