Perampokan Sadis Satu Keluarga di Serang
Kabar Terbaru Wadison, Selamat dari Perampokan Sadis di Serang, Tapi Histeris Lihat Jasad Istrinya
Kabar terbaru Wadison Pasaribu (37) korban perampokan sadis di rumahnya sendiri di perumahan Puri Angrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.
"Dugaannya ada keselisihan paham, apalagi kerjanya (Wadison) di bank (Keliling). Dengar informasi sih habis transaksi tanah, tandatangan si istrinya," jelasnya.
Terbaru, Kakak sekaligus pengacara korban perampokan disertai pembunuhan di Serang, Toni Lembas Pasaribu mengungkapkan beberapa barang berharga milik korban yang hilang.
Menangapi hal itu, Toni mengatakan, uang dan emas hilang dari rumah Petry Sihombing dan Wadison Pasaribu di Perumahan Puri Anggrek, Walantaka, Kota Serang, Banten.
"Jadi, harta yang hilang itu berupa uang dan ada juga cincin emas yang tidak ditemukan," kata Toni saat dihubungi melalui telepon oleh wartawan, Senin (2/6/2025).
Namun, Toni belum bisa memastikan berapa jumlah uang dan gram emas serta barang lain yang hilang tersebut.
Sebab, rumah adiknya saat ini tengah dipasang garis polisi guna proses penyelidikan lebih lanjut.
"Karena kan sekarang posisi rumah itu belum bisa kami periksa. Polisi juga belum selesai melakukan olah TKP. Ini baru selesai dari Inafis," ujar dia.
Toni menambahkan, dari keterangan adiknya yang saat ini masih dalam perawatan di RS Bhayangkara Polda Banten, aksi pelaku dilakukan sangat cepat. Karena itu, korban tidak mengetahui berapa jumlah dan tidak bisa mengenali para pelaku.
Apalagi, saat kejadian, mukanya langsung ditutup dari belakang dan dipukul hingga tak sadarkan diri.
"Jadi, dia tidak mengetahui berapa, berapa, dan siapa karena dia langsung ditutup," kata dia.
Toni mendesak Polresta Serang Kota untuk mengusut tuntas kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan.
Sebab, aksi pelaku tergolong sadis yang menyebabkan adik iparnya tewas dan adik kandungnya mengalami luka-luka.
"Berharap agar pihak kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polresta Kota Serang, dapat segera mengungkap dan menangkap para pelaku," ucap Toni.
Ia juga meminta agar Polresta Serang Kota segera mengusut tuntas kasus dugaan pembunuhan tersebut.
"Berharap agar pihak kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polresta Kota Serang, dapat segera mengungkap dan menangkap para pelaku," kata Toni di tempat yang sama.
Kabar Terbaru Wadison
Perampokan Sadis di Serang Banten
Perampokan Maut di Serang
Perampokan Sadis Satu Keluarga di Serang
Serang Banten
| AKHIRNYA Rani Muncul ke Publik, Penyebab Suami Bunuh Istri di Serang: Ngebet ingin dinikahi |
|
|---|
| Rani Selingkuhan Pemicu Suami Bunuh Istri di Serang, Pengakuan Tetangga: Masih petantang-petenteng |
|
|---|
| Nasib Anak-Anak Wadison, Ibu Tewas Dibunuh Ayah Demi Nikahi Selingkuhan: Aku gak mau ketemu bapak |
|
|---|
| Blak-blakan Suami Bunuh Istri di Serang, Kebelet Nikahi R Sang Selingkuhan, 2 Tahun Jalani Hubungan |
|
|---|
| Sosok Selingkuhan yang Bikin Wadison Nekat Bunuh Istri, Motif: Emosi dilarang nikah lagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Detik-Detik-Anak-Wadison-Nangis-Lihat-Jasad-Ibunya-Korban-Perampokan-Sadis-di-Serang-Teriak-Mama.jpg)