Sabtu, 2 Mei 2026

Joko Widodo

PENYEBAB Wajah Jokowi Makin Beda Sekarang, Autoimun Agresif atau Sindrom Stevens Jhonson? 

Bukan Sindrom Stevens-Johnson, penyakit langka yang diderita Jokowi, melainkan Autoimun Agresif, sebagaimana disampaikan oleh dokter Tifauzia Tyassuma

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Instagram 4maze/lambeh_turra
PENYAKIT JOKOWI - Kolase foto wajah Jokowi sekarang yang disebut memiliki penyakit langka, bukan Sindrom Stevens-Johnson, melainkan Autoimun Agresif, Senin (23/6/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Wajah Jokowi makin hari makin beda, bahkan berubah drastis dari saat dirinya menjabat sebagai Presiden ke-7 Republik Indonesia. 

Wajah Jokowi mulai jadi sorotan sejak muncul bercak hitam di bagian leher lalu mulai menjalar ke bagian wajahnya, terutama di pipi dan jidatnya. 

Setelah ramai jadi perbincangan, Jokowi langsung menyampaikan klarifikasi soal sakitnya tersebut. 

"Kan sudah disampaikan, alergi biasa. Alergi biasa, waktu ke Vatikan kemarin," kata Jokowi.

Suami dari Iriana ini mengatakan bahwa alergi itu tidak mempengaruhi kondisi kesehatannya.

"Gak ada masalah. Alergi. alergi biasa," katanya.

Namun kenyataannya wajah Jokowi justru tampak semakin beda dan kondisinya cukup memperihatinkan. 

Khususnya saat merayakan ulang tahunnya yang ke-64 tahun baru-baru ini. 

Banyak yang merasa tak percaya bahwa wajah Jokowi mengalami perubahan yang drastis. 

Jika sebelumnya bagian leher dan wajah Jokowi dipenuhi dengan bercak hitam, kali ini malah penuh dengan bercak putih. 

Sebenarnya apa yang terjadi dengan Jokowi, sakit apa yang dideritanya?

Penyebab Wajah Jokowi Makin Beda. 

Kemunculan mantan Presiden RI, Joko Widodo saat merayakan ulang tahunnya yang ke-64 di kediamannya di Solo pada Sabtu (21/6/2025), memunculkan spekulasi baru terkait kondisi kesehatannya.

Bukan Sindrom Stevens-Johnson, penyakit langka yang diderita Jokowi, melainkan Autoimun Agresif, sebagaimana disampaikan oleh dokter Tifauzia Tyassuma

Menurutnya, kondisi tersebut ditandai oleh perubahan fisik yang drastis serta tonjolan mencolok di bagian perut, yang diduga sebagai alat medis CAPD.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved